Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hebat, Sektor Pertanian Sulteng Tumbuh Meski Terjadi El Nino

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hebat, Sektor Pertanian Sulteng Tumbuh Meski Terjadi El Nino Doc: ANTARA/Basri Marzuki
Ket. Buruh tani memanggul gabah yang baru dipanen di Desa Balane, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (1/9/2023).

Palu - Hebat, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan sektor pertanian di provinsi ini khususnya komoditas padi tumbuh, meski terjadi fenomena El Nino atau kekeringan di sejumlah daerah.

"Meski terjadi kekeringan, namun luas panen padi Sulteng periode Januari-Oktober 2023 mencapai 144.995 hektare dibandingkan periode yang sama tahun 2022, yakni 136.764 hektare," kata Kepala Dinas TPH Sulteng Nelson Metubun, di Palu, Senin.

Ia menjelaskan, peningkatan luas panen 8.231 hektare atau sekitar 6,02 persen dari luas panen Sulteng tahun ini diproyeksikan 211.582 hektare.

Oleh karena itu, angka positif ini dinilai dapat melampaui target luas panen bila petani mampu konsisten mempertahankan maupun meningkatkan produktivitas tanaman.

"Pemerintah sebagai mitra petani mengupayakan produksi petani tetap stabil dengan berbagai intervensi. Karena dampak El Nino dapat mempengaruhi produksi petani bila tidak dilakukan antisipasi," ujarnya lagi.

Dari sisi produksi periode Januari-Oktober tahun ini tercatat 660.809 ton gabah kering panen (GKP), dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya 602.617 ton GKP.

Dari hasil produksi petani, tercatat kenaikan cukup signifikan, yakni 58.192 ton atau 9,66 persen dengan harapan hingga akhir tahun kondisi produksi petani lebih meningkat.

Ia menambahkan, sejalan dengan produksi meningkat secara tidak langsung produktivitas juga ikut meningkat 54,57 kuintal per hektare dibandingkan tahun lalu 44,06 kuintal per hektare atau tumbuh 1,51 kuintal per hektare dengan persentase3,43 persen.

"Tercatat luas tanam padi oleh petani Sulteng di tahun ini 222.718 hektare, meningkatkan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 140.100 hektare," demikian Nelson.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.