Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, BMKG Deteksi 182 Titik Panas di Kalimantan Timur

📅 Senin, 04 Sep 2023, 00:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, BMKG Deteksi 182 Titik Panas di Kalimantan Timur Doc: Antara/HO Pusdalops Kabupaten PPU
Ket. Ilustrasi - Tim Gabungan memadamkan karhutla di Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Minggu (3/9).

Balikpapan - Banyak sekali, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi sebanyak 182 titik panas tersebar pada tujuh kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur dan telah diinformasikan ke pihak terkait untuk penanganan.

Titik panas yang tersebar di 182 lokasi ini mengalami penurunan ketimbang hari sebelumnya, yakni pada Sabtu kemarin terdeteksi sebanyak 350 titik panas yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.

"Sebanyak 182 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 17.00 WITA," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman - Sepinggan Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Minggu.

Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi, dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

Untuk itu, ia mengajak semua lapisan masyarakat saling menjaga dan waspada, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, kemudian tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan agar tidak terjadi karhutla.

Sebaran 182 titik panas tersebut telah diinformasikan ke pihak terkait di wilayah kerja masing-masing, termasuk ke badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Atas adanya informasi ini, kemudian pihak terkait melakukan penanganan, salah satunya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terdapat lima titik panas, sehingga Ahad ini tim gabungan langsung melakukan pemadaman.

Sedangkan tujuh kabupaten yang terpantau 182 titik panas hari ini adalah di Paser (31), PPU (5), Kutai Barat (34), Kutai Timur (19), Kutai Kartanegara (61), Berau (18), dan Kabupaten Mahakam Ulu (14) titik panas.

Rinciannya, antara lain titik di Kabupaten Paser yang terpantau 31 titik, tersebar pada tujuh kecamatan yakni Batu Sopang 4, Muara Samu 3, Batu Engau 4, Kuaro 1, Long Ikis 2, Long Kali 12, dan Pasir Belengkong 5 titik.

"Kabupaten Berau yang terpantau 18 titik tersebar pada enam kecamatan yakni Biatan 1, Biduk-Biduk 2, Gunung Tabur 3, Pulau Derawan 8, Sambaliung 3, dan Kecamatan Talisayan 1 titik panas yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah," kata Diyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.