Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Angin Kencang hingga 5 September Mendatang

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 03:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada Angin Kencang hingga 5 September Mendatang Doc: ANTARA/HO
Ket. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berharap warga mewaspadai potensi angin kencang yang diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2023 mendatang.

Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berharap warga mewaspadai potensi angin kencang yang diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2023 mendatang.

"Angin kencang ini diperkirakan terjadi di wilayah kabupaten kepulauan hingga seluruh wilayah Sulawesi Utara," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben A Molle di Manado, Sabtu.

BMKG kata dia, mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai tanggal 3 - 5 September 2023.

Beberapa wilayah hingga seluruh wilayah provinsi ujung utara Sulawesi tersebut berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Dia menjelaskan, di tanggal 3 September, wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud berpotensi angin kencang.

Sementara di tanggal 4-5 September, angin kencang diperkirakan melanda seluruh wilayah Sulawesi Utara mencakup Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung dan Kota Kotamobagu.

Selanjutnya, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud berpotensi angin kencang.

Selanjutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

" Kami berharap warga berhati-hati bila melakukan aktivitas, BMKG terus melakukan pemutakhiran data dan informasi terkait dengan cuaca ekstrem tersebut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.