Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wujudkan Perdamaian, Menlu Retno Ajak Dunia Perangi Intoleransi Beragama

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wujudkan Perdamaian, Menlu Retno Ajak Dunia Perangi Intoleransi Beragama Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Forum “Jakarta Plurilateral Dialogue” resmi dibuka di Jakarta pada Selasa (29/8/2023).

Jakarta - Wujudkan perdamaian, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengajak negara-negara di dunia untuk bersama memerangi intoleransi beragama, sebagai tanggapan atas maraknya aksi pembakaran Al Quran di Eropa baru-baru ini.

"Penting bagi kita untuk mengatasi tren yang mengkhawatirkan ini, sebelum tren tersebut meningkat menjadi sesuatu yang lebih besar yang memicu kebencian dan kekerasan serta membahayakan perdamaian dan stabilitas," kata Menlu Retno berdasarkan transkrip pernyataan yang dia sampaikan dalamJakarta Plurilateral Dialoguedi Jakarta, Selasa.

Menlu RI mengacu pada Resolusi 16/18 yang diadopsi oleh Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 12 tahun lalu, yang menjadi pedoman untuk menumbuhkan toleransi beragama, perdamaian, dan rasa hormat.

"Sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk meninjau kembali komitmen kita terhadap resolusi ini," ujar Retno, yang menyoroti meningkatnya intoleransi dan diskriminasi umat beragama.

Guna memajukan toleransi beragama, ia menegaskan perlunya semua pihak untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan kebebasan dari diskriminasi.

"Kebebasan berekspresi bukan berarti kebebasan untuk mendiskriminasi dan menyakiti orang lain. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi tidak dapat dipromosikan dengan mengorbankan kebebasan dari diskriminasi," tutur Retno.

Selanjutnya, ia menyoroti perlunya menetapkan kerangka hukum yang jelas terhadap diskriminasi berdasarkan agama.

Retno merujuk pada Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang mengharuskan negara-negara untuk melarang secara hukum advokasi kebencian terhadap agama.

"Kerangka hukum seperti ini akan mencegah, menghalangi, dan pada akhirnya memerangi diskriminasi," kata dia.

Kemudian, Retno juga mendorong dilakukannya upaya inovatif untuk memerangi intoleransi beragama, mengingat teknologi saat ini semakin banyak digunakan untuk menyebarkan disinformasi serta memicu kebencian dan kekerasan berdasarkan agama atau kepercayaan.

"Tugas kita sekarang adalah menjadikan teknologi sebagai sekutu kita untuk memupuk saling pengertian dan menghormati, menyebarkan nilai toleransi, dan mengarusutamakan komitmen Resolusi 16/18," kata dia.

ForumJakarta Plurilateral Dialoguediselenggarakan oleh pemerintah Indonesia di Jakarta pada 29-31 Agustus 2023 untuk menyerukan penguatan nilai-nilai toleransi kepada masyarakat global.

Agenda dialog yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden, Kementerian Agama, dan Kementerian Luar Negeri itu nantinya akan berkontribusi pada upaya global Indonesia dalam memerangi intoleransi beragama, kekerasan, dan diskriminasi.

"Saya menantikan diskusi konstruktif hari ini dan mari kita bergandengan tangan dalam solidaritas untuk memerangi intoleransi, diskriminasi, dan tindakan terkait, berdasarkan agama atau kepercayaan," kata Menlu Retno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.