Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siswa Madrasah di Lumajang Terkena Peluru Nyasar

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 05:10 WIB | Oleh:
Siswa Madrasah di Lumajang Terkena Peluru Nyasar Doc: Istimewa
Ket. Hingga kini, Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal peluru nyasar tersebut, termasuk jenis senjata yang digunakan.

LUMAJANG - Aparat Kepolisian menyelidiki peluru nyasar yang melukai pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lumajang berinisial NS saat jam istirahat di lingkungan madrasah setempat, Rabu (4/2).

Dikutip dari Antara, remaja asal Dusun Krajan II, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang itu mengalami luka tembak di bagian paha kiri dan saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

"Memang benar pelajar MTsN 1 Lumajang terluka akibat peluru nyasar. Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB dan saat jam istirahat sekolah," kata Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edy Kuswanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di kabupaten setempat, Rabu.

Menurutnya, korban bersama tiga temannya sedang berada di koridor gedung lantai dua asrama sekolah pada jam istirahat dan tiba-tiba peluru nyasar melukai korban.

"Saat itu korban tiba-tiba mendengar suara letusan seperti senapan dari arah yang belum diketahui asalnya. Tidak lama kemudian, korban merasakan kesakitan hebat di bagian paha kiri dan mengeluarkan darah," tuturnya.

Ia mengatakan korban yang kesakitan tersebut segera dievakuasi oleh pihak madrasah dan dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.

"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya proyektil peluru yang masih tertanam di paha korban. Saat kami mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD), memang benar terdapat luka yang diduga akibat tembakan di paha kiri korban. Rencananya korban akan menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru tersebut," katanya.

Hingga kini, Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal peluru nyasar tersebut, termasuk jenis senjata yang digunakan.

"Kami masih mendalami kasus itu untuk mengetahui dari mana asal peluru dan jenis senjatanya. Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di madrasah itu," ujarnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.