Anggaran Fantastis! Kementerian PU Hitung Tol Sicincin–Bukittinggi Capai Rp25 Triliun
📅 Rabu, 04 Feb 2026, 20:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Muhammad Zulfikar
KOTA PADANG – Pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin–Bukittinggi menjadi proyek strategis yang ditujukan untuk mempercepat konektivitas Sumatra Barat–Riau sekaligus menurunkan biaya logistik kawasan.
Kehadiran ruas ini diharapkan memangkas waktu tempuh antardaerah, memperlancar distribusi komoditas unggulan, serta membuka akses investasi dan pariwisata.
Namun, manfaat ekonominya sangat bergantung pada penyelesaian konstruksi tepat waktu, kesiapan infrastruktur pendukung, serta integrasi dengan jaringan jalan nasional. Tanpa itu, potensi tol sebagai pengungkit pertumbuhan regional berisiko tidak optimal.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkirakan total nilai investasi atau anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menelan biaya hingga Rp25,23 triliun.
"Total kebutuhan investasi pembangunan Jalan Tol Seksi Sicincin–Bukittinggi diperkirakan mencapai Rp25,23 triliun," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (Dirjen PI) Kementerian Pekerjaan Umum Rachman Arief Dienaputra melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Rabu (4/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal tersebut disampaikan Rachman Arief Dienaputra saat rapat bersama pembahasan kelanjutan pembangunan Jalan Tol Seksi Sicincin-Bukittinggi bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan instansi terkait.
Rachman Arief mengatakan kelanjutan pembangunan ruas Tol Padang-Pekanbaru tersebut akan dikerjakan langsung oleh PT Hutama Karya melalui skema penugasan.
Dalam rapat itu, Kementerian PU menargetkan pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi tuntas, dan beroperasi pada 2031 sepanjang seluruh tahapan perencanaan dan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sejak awal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pengoperasian ruas ini dimungkinkan pada 2031. Namun terdapat peluang percepatan menjadi 2029 sepanjang dukungan teknis, pendanaan dan koordinasi lintas sektor berjalan optimal sejak tahap awal," kata dia.
Rapat bersama Kementerian PU juga membahas sejumlah tahapan teknis yang telah dan akan dilaksanakan, termasuk survei topografi, survei geoteknik serta penyusunan rekomendasi teknis sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan dukungan penuh pemerintah provinsi setempat terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang dibutuhkan daerah.
Menurut Mahyeldi, keberadaan jalan tol tersebut bisa menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mengurangi risiko gangguan lalu lintas pada jalur nasional Padang-Bukittinggi yang selama ini rawan terdampak bencana banjir dan longsor hingga kemacetan.
"Infrastruktur ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas orang dan barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumbar ke depannya," ujar Mahyeldi.
Ia memastikan pemerintah provinsi siap mendukung seluruh tahapan pembangunan sesuai kewenangan daerah, termasuk dalam aspek koordinasi lintas sektor dan dukungan terhadap proses yang dibutuhkan agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!