Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS: Perilaku Agresif Tiongkok di LTS Harus Dipertanyakan

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 02:59 WIB | Oleh:

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Romeo Brawner Jr, pada Senin (28/8) mengatakan bahwa kehadiran Tiongkok di LTS terbukti dengan banyaknya kapal yang mereka kerahkan di wilayah tersebut.

Brawner pernah mengatakan bahwa AB Filipina saat ini telah memantau lebih dari 400 kapal berada di Samudera Pasifik Barat dan 85 persen dari kapal-kapal itu berasal dari Tiongkok.

"Pada suatu waktu di LTS, terdapat lebih dari 400 kapal asing termasuk kapal penangkap ikan, kapal penelitian, penjaga pantai, dan angkatan laut dari berbagai negara," kata Brawner di sela-sela peringatan Hari Pahlawan Nasional di Fort Bonifacio, Kota Taguig.

"Menurut Komandan Komando Armada Barat, Laksamana Muda Alberto Carlos, sekitar 85 persen dari seluruh kapal asing di LTS adalah kapal Tiongkok," imbuh dia.

Meskipun demikian, Jenderal Brawner mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Filipina akan tetap mempertahankan kehadirannya di Laut Filipina Barat termasuk wilayah yang mencakup zona ekonomi eksklusif Filipina sepanjang 200 mil laut di Laut Filipina, dengan melakukan patroli maritim dan udara.ST/ManilaBulletin/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.