Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mampukah BRICS Melengserkan Dolar AS?

📅 Senin, 28 Agu 2023, 12:33 WIB | Oleh:

Bradlow mengatakan, negara-negara BRICS yang memiliki lebih banyak cadangan mata uang lokal adalah strategi yang "sangat dipertanyakan" karena mata uang cadangan harus stabil dengan akses ke pasar likuid yang dapat keluar masuk dengan cepat.

"Dolar adalah satu-satunya mata uang yang menawarkan semua manfaat tersebut saat ini," katanya.

Bradlow menambahkan bahwa pertanyaan tentang dengan siapa suatu negara melakukan perdagangan juga akan menentukan apa yang bersedia diterima oleh suatu negara.

Misalnya, Afrika Selatan, yang banyak melakukan perdagangan dengan Tiongkok, mungkin ingin mempertahankan cadangan yuan, namun karena mitra dagang utama lainnya berada di negara-negara Barat, negara ini memerlukan lebih banyak dolar dibandingkan reais Brasil atau rubel Rusia.

Dolar akan tetap menjadi raja

Bagi Sooklal di Afrika Selatan dan para pemimpin BRICS lainnya, alasan penggunaan alternatif terhadap dolar serupa dengan alasan untuk mengubah arsitektur tata kelola global secara umum.

"Kami ingin hidup dalam masyarakat multipolar, dunia multipolar," kata Sooklal.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Perdagangan tidak lagi didominasi oleh negara-negara yang mendominasi perdagangan pada tahun 70an, 80an, 90an - era tersebut telah berakhir. Kita juga ingin melihat pilihan yang multipolar, dunia keuangan yang multipolar; kami tidak ingin terpaku pada satu atau dua mata uang sebagai mata uang pilihan," imbuhnya.

Sooklal menunjuk pada sistem pembayaran dan penyelesaian Pan-Afrika, sebuah infrastruktur lintas batas untuk memfasilitasi transaksi pembayaran langsung di seluruh benua, sebagai model yang bisa diikuti. Dia mengatakan hal ini akan menghemat sekitar 5 miliar dolar AS per tahun dalam biaya transaksi perdagangan jika dibandingkan dengan hanya menggunakan SWIFT.

Meski begitu, para analis mengatakan dolar akan tetap menjadi raja di masa mendatang.

Menurut Weafer, kita masih "puluhan tahun" lagi dari apa pun yang benar-benar menantang dominasinya.

Dia mengatakan bahwa bahkan jika BRICS menciptakan mata uang bersama, hal ini pada akhirnya mungkin akan berjalan serupa dengan Euro, yang tidak secara serius menantang dominasi dolar.

"Untuk minyak dan komoditas lainnya, harga referensinya adalah harga dolar," kata Weafer, menjelaskan bahwa negara-negara yang menggunakan mata uang alternatif akan tetap menggunakan greenback untuk menentukan nilai barang yang mereka beli dan jual.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

15 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.