Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mampukah BRICS Melengserkan Dolar AS?

📅 Senin, 28 Agu 2023, 12:33 WIB | Oleh:

Mempertimbangkan kemungkinan opsi mata uang, Danny Bradlow, pakar di Pusat Kemajuan Beasiswa di Universitas Pretoria, mengatakan, dia ragu banyak orang ingin kembali ke standar emas, dan cryptocurrency adalah pilihan yang tidak mungkin karena mereka "bahkan" lebih berisiko".

"Cryptocurrency mana yang akan Anda gunakan, mata uang mana yang stabil, dan tidak ada satupun yang terbukti berguna dalam perdagangan internasional," kata Bradlow.

Para ahli merasa skeptis terhadap pembentukan mata uang BRICS yang terpisah.

"Menciptakan mata uang BRICS memerlukan serangkaian institusi," kata Yu.

"Pembentukan kelembagaan memerlukan serangkaian standar dan nilai-nilai yang mendasarinya. Hal ini sangat sulit dicapai, meski bukan tidak mungkin," ungkapnya.

Chris Weafer, analis investasi di Macro-Advisory, sebuah konsultan strategis yang berfokus pada Rusia dan Eurasia, menggambarkan gagasan mata uang BRICS sebagai "sesuatu yang tidak dapat dimulai".

"Bahkan orang-orang di berbagai pemerintahan tahu bahwa hal ini tidak akan terjadi, atau tidak akan terjadi dalam waktu yang sangat lama," kata Weafer.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Gagasan BRICS untuk menciptakan alternatif terhadap dolar tampaknya sangat khayalan dan tidak realistis," katanya, seraya mencatat perbedaan besar di antara kelima negara tersebut.

"Jika mereka mempunyai mata uang tunggal yang menyatukan mereka, maka negara tersebut akan didominasi oleh negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat dalam kelompok tersebut, yaitu Tiongkok, dan mengapa negara-negara kecil ingin menghubungkan kebijakan moneter dan aspek kebijakan fiskal mereka dengan Tiongkok. ekonomi?" kata Bradlow.

"Hal ini akan membuka segala macam risiko dan membatasi kebebasan bertindak mereka dengan cara yang tidak dapat diterima oleh mereka semua".

Meskipun perbincangan mengenai kemungkinan penggunaan mata uang telah memusatkan perhatian pada pilihan-pilihan untuk menggantikan dolar, duta besar BRICS di Afrika Selatan, Anil Sooklal, mengatakan tujuannya bukanlah untuk mengganti dolar, melainkan memberikan lebih banyak pilihan kepada dunia.

"BRICS tidak anti-Barat. Kami tidak sedang berkompetisi," kata Sooklal.

"Kami juga tidak menentang dolar. Namun yang kami lawan adalah berlanjutnya dominasi dolar dalam interaksi keuangan global," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.