Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Perlu Terapkan Zona Emisi Rendah

📅 Senin, 28 Agu 2023, 05:25 WIB | Oleh:
DKI Perlu Terapkan Zona Emisi Rendah Doc: Koran Jakarta/Wahyu AP
Ket. Kendaraan berjalan lambat saat melalui jalan Jendral Sudirman, ­Jakarta, beberapa waktu lalu. Pemprov DKI Jakarta diminta menerapkan zona emisi rendah (low emission zone) di jalur padat.

JAKARTA -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta menerapkan zona emisi rendah (low emission zone)di jalur padat. Hal ini untuk mengurangi polusi udara yang buruk sehingga tidak berdampak pada masyarakat. Desakan ini disampaikan jurukampanye iklim dan energi Greenpeace, Bondan Andriyanu.

"Pemerintah bisa menerapkan zona emisi rendah di jalur-jalur padat seperti Sudirman-Thamrin," kata Bondan dalam siaran langsung media sosial X @CISDI_ID, di Jakarta, pekan lalu. Bondan menyebutkan sejumlah jalan ini dinilai dari kepadatannya bisa diterapkan zona emisi. Demikian juga zona emisi rendah bisa diterapkan di Kota Tua. Sebab, di sini banyak wisatawan, bahkan tak hanya domestik, ada juga turis asing yang menyambangi Kota Tua.

"Low emission zonediharapkan diberlakukan seperti di jalur padat Jalan Sudirman-Thamrin hingga Bundaran HI. Ini sebagai upaya dan tantangan pemerintah untuk menekan polusi," tuturnya. Sementara itu, pakar teknik lingkungan lulusan University of Michigan, Amerika, Ivan S Jayawan, memberi cara membuat pemurni udara (air purifier) sendiri untuk menekan polusi udara di Jakarta.

"Harga air purifier mahal, tapi ada cara membuatnya sendiri dan itu eksis di Amerika," kata Ivan. Lebih jauh, Ivan menuturkan cara kerja air purifier sebenarnya simpel, hanya membutuhkan kipas angin dan filter udara sehingga tidak perlu membutuhkan biaya yang banyak.

Namun lantaran hanya bisa bekerja menyaring PM2.5 di udara, maka tidak seefektif air purifier karena tidak semua angin yang diputar lewat filternya. Yang mau bikin sendiri, ingat cari filternya bisa nyaring PM2.5 ya, setidaknya MERV-13 ke atas. Kalau di Indonesia biasanya HEPA dengan grade H10 ke atas (efisiensi penyaringan >85 persen pada MPPS 0.3um atau lebih baik).

Sementara itu, sebanyak 516 pengendara terkena sanksi bukti pelanggaran (tilang) teguran saat pelaksanaan uji coba razia bagi kendaraan karena tidak lolos uji emisi di Ibu Kota. "Jumlah kendaraan yang diberikan tilang teguran sebanyak 516 kendaraan, terdiri dari kendaraan yang belum uji emisi dan kendaraan yang tidak lolos uji emisi di enam titik lokasi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto.

Asep menjelaskan, dari 516 kendaraan tersebut yang belum uji emisi sebanyak 412 unit, sedangkan yang tidak lolos uji emisi sebanyak 104 unit. Masyarakat harus didorong untuk tes emisi kendaraan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.