Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Abrasi, Pemkab Konawe Utara Bangun Pemecah Ombak

📅 Senin, 28 Agu 2023, 16:18 WIB | Oleh:
Cegah Abrasi, Pemkab Konawe Utara Bangun Pemecah Ombak Doc: ANTARA/HO-Humas Konawe Utara
Ket. Salah satu pesisir pantai di Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sultra, yang terkikis ombak akibat abrasi disaat musim ekstrem tiba, Senin (28/8).

KENDARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut), Provinsi Selawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya penanganan abrasi pantai dengan membangun beberapa titik untuk pemecah ombak, terutama di pesisir pantai Kecamatan Sawa.

"Abrasi pantai di Kecamatan Sawa ini adalah yang terparah terjadi di Konawe Utara, karena itu, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya mengalokasikan anggaran di APBD guna mencegah kerugian yang lebih besar akibat abrasi ini," kata Kepala BPBD Konawe Utara, Muhammad Aidin di Kendari, Senin.

Ia mengatakan, saat ini pembangunan dinding pemecah ombak disepanjang bibir pantai Kecamatan Sawa dilakukan bertahap dan dikerjakan oleh pihak ketiga yang telah melalui proses lelang.

"Sejak tahun 2020, 2021, 2022 sampai tahun 2023 pemerintah daerah telah mengucurkan dana anggaran khusus pembangunan dinding pemecah ombak di wilayah pesisir Kecamatan Sawa," katanya tanpa menyebut besaran anggaran yang sudah terserap di daerah itu.

Dikatakannya pembangunan dinding pemecah ombak ini, diharapkan menjaga keamanan pemukiman warga pesisir sehingga lahan perkebunan masyarakat juga dapat terlindungi dari hantaman ombak saat cuaca ekstrem.

Sementara itu, salah seorang warga masyarakat Desa Panggulawu, Rusdin, mengaku upaya Pemda Konawe Utara dalam mencegah terjadinya abrasi pantai yang lebih parah, sejauh ini sangat maksimal dilakukan.

"Dengan pembangunan dinding pemecah ombak ini, sangat membantu melindungi masyarakat dari ancaman abrasi yang kerap terjadi saat cuaca ekstrim," ujarnya.

Sekretaris Umum Kerukunan Masyarakat Bajao Konawe Utara itu menambahkan, pembangunan dinding pemecah ombak di Kecamatan Sawa tersebut, harus tetap menjaga keindahan pantai sebagai daerah wisata pesisir yang selalu dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar Sulawesi Tenggara, demikian Rusdin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.