Roket Jepang yang Bawa Satelit Akan Diluncurkan ke Bulan pada Minggu
📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMeskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, insiden tersebut merupakan kemunduran tidak hanya bagi seri Epsilon, tetapi juga bagi H3, karena kedua roket tersebut menggunakan pendorong roket padat baru yang sama.
"Mengingat kejadian baru-baru ini, kami berupaya melakukan apa pun yang kami bisa untuk memperbaiki situasi," kata Direktur Jaxa, Hiroshi Yamakawa, pada konferensi pers setelah kecelakaan itu.
Jaxa telah mempersempit kemungkinan penyebab kegagalan H3 hanya pada busi atau unit kontrol pada mesin tahap kedua, kata badan tersebut kepada panel pemerintah pada 23 Agustus.
Badan tersebut sekarang dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah terulangnya upaya peluncuran H3 berikutnya, yang dijadwalkan sebelum akhir tahun fiskal berjalan pada Maret 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebelum tahun ini, roket-roket Jepang telah bekerja dengan baik, mungkin terlalu baik, yang mungkin menyebabkan kelalaian tertentu," kata Shinichi Kimura, Direktur Pusat Penelitian Inovasi Sistem Luar Angkasa Universitas Sains Tokyo.
Peluncuran Minggu ini memberikan Jaxa mendapat kesempatan untuk mengambil pelajaran menyakitkan itu. "Ini adalah misi penting, baik secara ilmiah maupun simbolis," katanya.
Kimura dan Kasahara adalah penasihat panel pemerintah yang menyelidiki kerusakan H3.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!