Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem 4 in 1 Tak Efektif

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Sistem 4 in 1 Tak Efektif Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Foto arsip – Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan pada jam pulang kerja di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/5/2023).

JAKARTA - Rencana Pemprov DKI menjalankan sistem satu mobil berisi empat orang atau 4 in 1 dinilai tidak akan efektif mengurangi polusi Jakarta. Demikian pandangan anggota Komisi A DPRD Jakarta, Gembong Warsono.

"Sistem 4 in 1 tidak akan efektif. Ingat 3 in 1 sudah berjalan juga demikian. Faktanya kan enggak berdampak positif," kata Gembong di Jakarta, Rabu. Gembong mengatakan rencana menerapkan4 in 1 tidak akan berdampak positif lantaran bisa mengundang joki dan menimbulkan masalah baru.

Menurut dia, lebih baik Pemprov mengkaji ruas jalan hingga jumlah kendaraan agar bisa mengerucutkan solusi secepatnya. "Jumlah kendaraan harus dihitung, juga ruas jalan dicocokkan dengan jumlah kendaraan. Ambil kebijakan yang selaras dengan hasil kajian," katanya.

Adapun rencana pemerintah terkait kebijakan jalan berbayar elektronik (Electronic Road Pricing/ERP) juga harus diimbangi dengan fasilitas transportasi publik yang memadai. "Pajak yang dibayarkan seharusnya untuk perbaikan transportasi publiknya. Artinya, retribusi yang diterima dari pendapatan jalan berbayar betul-betul untuk publik," katanya.

Anggota DPRD lainnya, Dimaz Raditya, menolak pemberlakuan 4 in 1 untuk mengatasi polusi udara hingga kemacetan di Ibu Kota. "Saya sangat menolakkarena akan ada lagi joki untuk mengakali aturan tersebut," ujar Dimaz.

Dimaz menuturkan 4 in 1 bukanlah suatu solusi. Dia lebih setuju adanya aturan uji emisi yang perlu ditegaskan dengan memberikan sanksi kepada para pelanggar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Edukasi bahaya mikroplastik

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Edukasi bahaya mikroplastik
Luar Negeri
Bento Beku Makin Populer di...
Luar Negeri
Sengit dengan Tarif AS, Kan...

Transaksi video commerce meningkat

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

51 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.