Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Mulai Uji Coba Bekerja dari Rumah

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 05:23 WIB | Oleh:
DKI Mulai Uji Coba Bekerja dari Rumah Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai melakukan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 RI di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (17/8/2023).

JAKARTA - Untuk sosialisasi dan mengurangi emisi, Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan uji coba kerja dari rumah (WFH) mulai 21 Agustus. Langkah ini juga untuk menanggapi isu polusi udara dan menjelang pelaksanaan KTT Asean.

Uji coba WFH masih khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak melakukan pelayanan secara langsung. Selain itu, juga mencoba menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah di sekitar lokasi KTT Asean. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, Kamis (17/8).

Sigit menerangkan pelaksanaan uji coba WFH dilakukan dengan persentase kehadiran 50 persen di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, berlaku 21 Agustus-21 Oktober bagi ASN yang melakukan fungsi staf atau pendukung. Namun, tidak berlaku bagi layanan yang bersifat langsung kepada masyarakat, seperti RSUD, puskesmas, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, hingga pelayanan tingkat kelurahan.

"Jajaran Pemprov DKI Jakarta tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal. Kami pastikan penerapan WFH tidak berdampak pada pelayanan publik. Pekerjaan tetap dilakukan sebagaimana mestinya," tegas Sigit dikutip jakartagoid.

Sigit menambahkan, persentase pegawai yang melaksanakan WFH dan kehadiran di kantor juga akan disesuaikan selama KTT Asean berlangsung pada 4-7 September. Rinciannya, pegawai WFH sebanyak 75 persen dan bekerja dari kantor 25 persen.

Penyesuaian ini berlaku untuk kantor-kantor pemerintahan dekat lokasi KTT Asean, seperti Kantor Dinas Pariwisata di Kuningan, Jakarta Selatan. Lebih lanjut, Sigit memaparkan sistem PJJ di sekolah sekitar lokasi KTT hanya berlaku saat event tanggal 4-7 September.

Sistem PJJ tersebut diberlakukan dengan kehadiran siswa sebanyak 50 persen. Namun, untuk guru dan tenaga pendidik di sekolah tersebut, tetap hadir dan beraktivitas 100 persen. Untuk PJJ, hanya saat KTT berlangsung. Sekolah yang menerapkan PJJ juga hanya di sekitar venue KTT, seperti daerah Thamrin, Sudirman, Tanah Abang, Kuningan, dan Menteng.

"Namun, untuk sekolah yang jauh dari venue KTT seperti Jakarta Barat dan Jakarta Timur, tetap beraktivitas normal dengan masuk 100 persen," ujar Sigit. Setelah KTT Asean berlangsung, lanjutnya, sekolah di sekitar venue KTT Asean tersebut dapat melaksanakan pembelajaran seperti biasa atau 100 persen kehadiran siswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Edukasi bahaya mikroplastik

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Edukasi bahaya mikroplastik
Luar Negeri
Bento Beku Makin Populer di...
Luar Negeri
Sengit dengan Tarif AS, Kan...

Transaksi video commerce meningkat

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

51 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.