Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Panik, Gempa Bumi Banten Dirasakan Cukup Kencang di Cianjur

📅 Kamis, 17 Agu 2023, 16:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Panik, Gempa Bumi Banten Dirasakan Cukup Kencang di Cianjur Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Warga di Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhamburan keluar rumah karena merasakan getaran gempa cukup kencang yang terpusat di Provinsi Banten, Kamis (17/8/2023).

Cianjur - Warga panik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan gempa magnitudo 5,7 yang terpusat di Provinsi Banten namun dirasakan cukup kencang di Cianjur terutama wilayah selatan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo di Cianjur Kamis, mengatakan, gempa Banten yang dirasakan cukup kencang di sebagian besar wilayah Cianjur terutama bagian selatan dan sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Cianjur, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

"Warga yang panik sempat bertahan selama beberapa belas menit di luar rumah guna menghindari gempa susulan, namun setelah dipastikan gempa yang terjadi di wilayah Banten, warga kembali ke dalam rumah," katanya.

Kencang nya getaran gempa yang dirasakan membuat pihaknya menyebar petugas dan relawan untuk melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan gempa ke sejumlah wilayah terutama di pesisir selatan Cianjur seperti Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta dan Takokak.

Pihaknya berharap tidak ada kerusakan akibat gempa Banten, namun pihaknya meminta warga tetap siaga dan waspada ketika gempa susulan kembali terjadi tidak panik dan segera mencari tempat terbuka.

"Kami masih menunggu kabar dari petugas di lapangan yang langsung disebar ke sejumlah wilayah untuk melakukan pendataan dengan harapan tidak ada kerusakan dan korban jiwa," katanya.

Sementara warga di pesisir selatan Cianjur seperti Agrabinta, Sindangbarang, Cidaun dan Takokak, mengaku merasakan getaran gempa yang cukup kencang, sehingga mereka berhamburan keluar rumah guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Kami merasakan gempa yang cukup kencang dan cukup lama, dinding dan kaca jendela bergetar, sehingga kami langsung berhamburan keluar rumah karena takut bangunan ambruk, setelah beberapa menit baru kami berani kembali ke rumah," kata warga Kecamatan Takokak Sodik.

Hal yang sama juga dirasakan warga di Kecamatan Agrabinta, warga sempat bertahan cukup lama di luar rumah karena takut gempa susulan kembali terjadi sambil memastikan bangunan rumah yang mereka tempati dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan.

Sedangkan informasi dari BMKG gempa berkekuatan 5.7 magnitudo terpusat di 96 kilometer Barat Daya Muara Binuangeun, Banten dengan getaran yang dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Sukabumi, Bogor, dan Cianjur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.