Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WFH Bukan Solusi Udara Buruk

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 05:27 WIB | Oleh:
WFH Bukan Solusi Udara Buruk Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Ilustrasi – Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta.

JAKARTA - Penerapan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bukan solusi untuk mengatasi polusi udara Ibu Kota. "Mengenai polusi, konteks jangka pendek, bukan WFH," kata pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, yang dipantau Selasa. Trubus memberikan contoh adanya imbauan penerapan WFH bagi para pekerja pada tanggal 5-7 September karena KTT ke-43 Asean.

Menurut dia, seolah WFH seperti obat yang tiba-tiba langsung menyembuhkan suatu masalah. Penerapan WFH jangan sekadar wacana, tetapi harus dilakukan evaluasi dan kesinambungan. Kalau ingin melaksanakan WFH, perlu juga pemerintah merangkul swasta. Misalnya, dengan memberi kompensasi maupun konsekuensi jika ada pelanggaran.

Trubus menuturkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebaiknya mengoptimalkan uji emisi sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020 mengenai Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. "Uji emisi tidak dilaksanakan secara sungguh-sungguh sampai sekarang," tandasnya.

Terapkan uji emisi. Kalau bisa, keluarkan kebijakan pembatasan usia kendaraan. Akan tetapi, itu juga butuh keberanian karena musuhnya pelaku usaha mobil, mobil bekas dan motor bekas. Kendati demikian, Trubus memahami pergub tersebut belum bisa secara optimal. Sebab, adanya keterbatasan anggaran serta kurangnya edukasi masyarakat mengenai uji emisi.

"Ini sifatnya jangka pendek. Setelah itu, tergantung pada cuaca juga, sehingga orang berpikir bahwa itu sesuatu yang tidak harus dilaksanakan," tutupnya. Kualitas udara Ibu Kota Jakarta menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia Minggu (13/8) pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Edukasi bahaya mikroplastik

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Edukasi bahaya mikroplastik
Luar Negeri
Bento Beku Makin Populer di...
Luar Negeri
Sengit dengan Tarif AS, Kan...

Transaksi video commerce meningkat

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

51 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.