Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Kerja Keras, KSP Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 2024 Realistis

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 21:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Kerja Keras, KSP Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 2024 Realistis Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Presiden Joko Widodo menghadiri pidato pengantar RUU tentang APBN tahun anggaran 2024 beserta nota keuangannya pada rapat Paripurna DPR pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Jakarta - Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo merupakan target yang realistis.

"Pertumbuhan ekonomi kita sudah tujuh kuartal berturut-turut tumbuh di atas 5 persen. Jadi, target pertumbuhan 5,2 persen pada tahun 2024 menurut saya sangat realistis," kata Edy kepada Antara di Jakarta, Rabu.

Optimisme yang sama juga berlaku pada target inflasi 2,8 persen. Data terakhir inflasi Indonesia berada di level 3,1 persen pada Juli 2023. Menimbang data tersebut, Edy yakin target inflasi 2,8 persen pada 2024 juga realistis.

Menurut Edy, kunci utama inflasi terletak pada konsumsi rumah tangga dan investasi, yang kemudian turut didukung oleh belanja pemerintah sebagai stimulan.

"Kombinasi kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) dan kebijakan fiskal yang diiringi dengan koordinasi pemerintah pusat dan daerah terbukti manjur sebagai resep untuk mengendalikan harga," jelas Edy.

Meski begitu, ia mengatakan tetap dibutuhkan sikap waspada dalam menghadapi tantangan perekonomian ke depan, baik tantangan domestik maupun global. Sebab, masih ada unsur ketidakpastian dalam lanskap global.

"Tapi, hal itu tidak mengurangi optimisme kita," tambah dia.

Presiden Joko Widodo, dalam dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2024 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2023 - 2024, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, menyampaikan target pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan sebesar 5,2 persen.

Presiden mengatakan stabilitas ekonomi makro akan terus dijaga serta situasi Pemilu dan Pilkada serentak pada 2024 akan dikondisikan untuk tetap kondusif guna meningkatkan optimisme perekonomian jangka pendek.

Adapun untuk inflasi, Presiden menyebut peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap dioptimalkan untuk memitigasi tekanan inflasi, baik akibat perubahan iklim maupun gejolak eksternal.

Koordinasi yang kuat antara anggota forum Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah akan terus dijaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.