Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Penyebab Utama Industri Susu Formula Leluasa Jualan Lewat Nakes

📅 Senin, 07 Agu 2023, 14:42 WIB | Oleh: Tim Penulis

Lalu apa langkahnya?

Langkah penting yang bisa diambil dalam meminimalkan penggunaan susu formula bayi adalah edukasi menyusui. Kesadaran ini harus didorong sejak sebelum hamil sehingga efektif dalam membantu mempersiapkan ibu dan mempromosikan inisiasi menyusui setelah melahirkan.

Beberapa riset mutakhir menunjukkan bahwa edukasi menyusui dapat mendorong pemberian ASI eksklusif pada bayi.

WHO pun telah merekomendasikan tujuh kontak edukasi menyusui selama hamil dan setelah melahirkan. Upaya edukasi ini adalah upaya termudah, bukan untuk menjegal bisnis industri susu formula, tapi untuk meningkatkan mutu kesehatan generasi bangsa selanjutnya.

Selain itu, pemerintah perlu meningkatkan kemauan dan kesungguhan untuk menjalankan peraturan, termasuk mengawasi pemasaran oleh perusahaan susu formula.The Conversation

Ririn Wulandari, PhD Student at School of Healthcare, University of Leeds

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.