Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Respons Kenaikan Harga BBM

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 16:30 WIB | Oleh:
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Respons Kenaikan Harga BBM Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia

JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia meminta pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah konkret guna merespons kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran 2026.

Shanty dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/3) menilai situasi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu dampak berantai terhadap biaya transportasi, logistik hingga harga barang dan jasa di tingkat masyarakat.

Menurutnya, setiap penyesuaian harga BBM umumnya memiliki efek langsung terhadap sektor transportasi dan distribusi barang.

Ia menyatakan jika tidak diantisipasi dengan baik, kenaikan biaya operasional tersebut dapat berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan pokok yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kenaikan harga beberapa jenis BBM perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap biaya transportasi dan logistik yang kemudian akan berimplikasi pada naiknya harga barang dan jasa di tingkat masyarakat," ujar Shanty.

Ia menekankan momentum kenaikan harga BBM saat ini terjadi di periode yang sensitif, yakni bulan Ramadhan dan bersiap menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

Pada periode itu, mobilitas masyarakat biasanya meningkat signifikan seiring dengan aktivitas mudik serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi rumah tangga.

"Kondisi ini perlu segera diantisipasi pemerintah mengingat kita sedang berada di tengah periode Ramadhan dan mendekati Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan aktivitas konsumsi rumah tangga biasanya mengalami kenaikan. Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi agar penyesuaian harga BBM tidak memberikan tekanan berlebih terhadap daya beli masyarakat," ujarnya.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor energi, Shanty juga meminta pemerintah untuk memastikan stabilitas pasokan energi serta menjaga keseimbangan antara kebijakan energi dan perlindungan daya beli masyarakat.

Ia menilai langkah antisipatif sangat penting agar momentum Ramadhan dan Lebaran tetap dapat berjalan dengan baik tanpa diiringi tekanan ekonomi yang berlebihan bagi masyarakat, terutama kelompok menengah dan rentan.

Ke depan, Shanty mengharapkan pemerintah dapat terus memantau dinamika harga energi sekaligus menyiapkan kebijakan yang responsif guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.