Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemitraan Energi Rendah Karbon Inggris-Indonesia Diperpanjang

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemitraan Energi Rendah Karbon Inggris-Indonesia Diperpanjang Doc: Asean Briefing
Ket. Bendera Inggris dan Indonesia.

JAKARTA - Menteri Keamanan Energi dan Net Zero Inggris Graham Stuartmengumumkan perpanjangan kemitraan Menuju Transisi Energi Rendah Karbon Indonesia (MENTARI) antara Indonesia dan Inggris.

"Saya dengan senang hati mengumumkan perpanjangan Kemitraan Energi Rendah Karbon MENTARI UK-Indonesia. Program ini bekerja sama dengan mitra-mitra kami di Indonesia untuk mempercepat investasi energi terbarukan guna membantu transisi Indonesia menuju ekonomi hijau," kata Graham dalam siaran pers Kedubes Inggris di Jakarta, Kamis (3/8).

Program dukungan unggulan tersebut akan menggunakan dana sebesar 6,5 juta poundsterling (sekitar Rp135 miliar) dari Inggris dan bantuan teknis untuk menarik investasi bagi energi proyek terbarukan.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung upaya ambisius Indonesia dalam mempercepat transisi energi bersih yang sepenuhnya memanfaatkan potensi energi matahari, angin, laut, dan panas bumi di Indonesia.

Disebutkan bahwa Graham berkunjung ke Indonesia pada 3-7 Agustus 2023 untuk menjajaki peluang lebih lanjut untuk investasi Inggris, perdagangan, dan saling berbagi keahlian untuk mendukung aksi iklim sesuai dengan Peta Jalan Kemitraan Indonesia-Inggris.

Dia akan bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif untuk menyambut langkah positif Indonesia menuju masa depan net zero dan membahas potensi Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan Indonesia.

Graham mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan dan dapat berperan utama dalam transisi energi bersih di Asia Tenggara.

"Dengan bantuan keahlian dan investasi Inggris, Indonesia tengah mempercepat transisidari batu bara ke listrik bersih, serta bekerja keras dalam mencapai net zero pada tahun 2060 atau lebih cepat," kata Graham.

Selama kunjungannya ke Indonesia, Graham juga akan bertemu dengan tokoh penting dalam bidang bisnis dan keuangan, seperti Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, serta Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ).

Selain itu, dia juga akan mengunjungi Lombok untuk melihat bagaimana program MENTARI memfasilitasi peningkatan fungsi bendungan milik negara yang sudah ada menjadi pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Di saat yang sama, Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Matthew Downing mengatakan bahwa kunjungan Menteri Graham Stuart menegaskan kembali komitmen Inggris untuk memajukan kemitraandengan Indonesia dalam energi bersih dan transisi rendah karbon.

"Inggris bangga menjadi bagian dari perjalanan transisi energi terbarukan Indonesia, termasuk melalui kerja sama MENTARI, dan kami sangat senang mengumumkan perpanjangan program senilai 6,5 juta poundsterling (sekitar Rp135 miliar) untuk dua tahun lagi," kata Matthew.

Kemitraan Energi Rendah Karbon MENTARI Inggris-Indonesia adalah program unggulan Inggris yang mendukung transisi energi rendah karbon di Indonesia dan telah beroperasi sejak Januari 2020.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.