Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Tentara AL AS Ditangkap atas Tuduhan Menjadi Mata-mata Tiongkok

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Tentara AL AS Ditangkap atas Tuduhan Menjadi Mata-mata Tiongkok Doc: AFP/US Navy/Casey H Kyhl
Ket. Dalam gambar yang dirilis Angkatan Laut AS ini, kapal serbu amfibi USS Essex yang dikerahkan ke depan sedang dalam perjalanan pada 12 Maret 2011 dari Sepangar, Malaysia.

LOS ANGELES - Dua tentara aktif Angkatan Laut AS ditangkap karena dicurigai menjadi mata-mata untuk Tiongkok, kata Departemen Kehakiman, Kamis (3/8).

Orang-orang itu diduga menjual informasi rahasia ke Beijing yang mencakup manual untuk kapal perang dan sistem persenjataan mereka, serta cetak biru sistem radar dan rencana latihan militer besar-besaran AS.

"Penangkapan ini adalah pengingat upaya agresif tanpa henti dari Republik Rakyat Tiongkok untuk merusak demokrasi kita dan mengancam mereka yang mempertahankannya," kata Suzanne Turner dari Divisi Kontra Intelijen FBI, yang terlibat dalam penangkapan tersebut.

Tiongkok "mengkompromikan personel tamtama untuk mengamankan informasi militer sensitif yang dapat membahayakan keamanan nasional AS secara serius".

Dalam siaran pers, Departemen Kehakiman mengatakan AL Wei Jinchao, yang bertugas di kapal serbu amfibi USS Essex di San Diego, telah menyerahkan lusinan dokumen, foto, dan video yang merinci pengoperasian kapal dan sistem mereka.

Ini termasuk manual teknis dan mekanik yang berhubungan dengan persenjataan kapalnya sendiri.

Pria berusia 22 tahun, yang diduga telah dibayar ribuan dolar untuk informasi tersebut, menghadapi kemungkinan hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

Dalam kasus terpisah, Departemen Kehakiman mengatakan Zhao Wenheng (26) telah memata-matai Tiongkok selama hampir dua tahun dari pangkalannya di Naval Base Ventura County, utara Los Angeles.

Zhao diduga telah dibayar hampir $15.000 oleh seorang agen intelijen Tiongkok untuk informasi tentang latihan militer AS skala besar di Indo-Pasifik, termasuk perincian tentang waktu dan lokasi pendaratan amfibi.

Dia juga diduga telah menyerahkan diagram kelistrikan dan cetak biru untuk sistem radar di pangkalan militer AS di Jepang selatan, di mana AS memiliki kehadiran militer yang besar.

"Dengan mengirimkan informasi sensitif militer ini kepada seorang perwira intelijen yang dipekerjakan oleh negara asing yang bermusuhan, terdakwa mengkhianati sumpah sucinya untuk melindungi negara kita," kata Jaksa Penuntut AS Martin Estrada.

"Tidak seperti sebagian besar personel Angkatan Laut AS yang melayani negara dengan kehormatan, perbedaan, dan keberanian, Tuan Zhao memilih untuk secara korup menjual rekan-rekannya dan negaranya."

Jika terbukti bersalah, Zhao menghadapi hukuman 20 tahun penjara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.