Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkutan Barang KAI Meningkat Sepanjang Semester I-2023

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 13:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Angkutan Barang KAI Meningkat Sepanjang Semester I-2023 Doc: ANTARA/HO-KAI
Ket. Ilustrasi - Rangkaian kereta api barang.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengangkut sebanyak 30,7 juta ton barang pada semester I 2023 atau naik 15 persen dibanding semester I 2022 sebanyak 26,7 juta ton barang.

"Angkutan barang KAI merupakan salah satu andalan perusahaan di saat angkutan penumpang sedang terus tumbuh secara bertahap pasca pandemi. Meningkatnya angkutan barang KAI pada semester I 2023 antara lain didorong oleh adanya peningkatan permintaan angkutan barang menggunakan kereta api," kata Vice President Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/8).

KAI mencatat angkutan barang pada semester I 2023 didominasi oleh angkutan batu bara sebesar 25 juta ton atau 82 persen dari total angkutan barang KAI.

Angkutan batu bara mengalami peningkatan 22 persen dibanding semester I 2022 dengan muatan sebanyak 20,5 juta ton.

KAI juga menyebut tren positif pun terjadi pada komoditas lain seperti klinker, ritel, crude palm oil (CPO), dan lainnya.

Dia mengungkapkan sejumlah milestone angkutan barang selama semester I 2023, di antaranya penunjukan KAI sebagai pelaksana angkutan CPO PTPN III dan PTPN IV serta sinergi KAI bersama BUMN-BUMN dan swasta untuk pengembangan angkutan barang terpadu door to door antarpulau, Jakarta-Cirebon pp, dan jasa gudang transit berbasis rel.

Lebih lanjut, Joni mengatakan bahwa KAI melayani berbagai komoditas angkutan barang seperti peti kemas, batu bara, semen, BBM, CPO, pupuk, ritel, dan lainnya.

KAI mengklaim angkutan barang menggunakan kereta api memiliki berbagai keunggulan, yakni ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional.

Selain itu, kapasitas gerbong yang sangat besar, di mana satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran dua truk kontainer.

"Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 60 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk," ungkap Joni.

Pada semester II 2023, KAI berkomitmen akan terus berinovasi agar dapat meningkatkan volume dan kinerja angkutan barang menggunakan kereta api.

"Angkutan barang KAI hadir untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan-jalan yang rusak, serta meningkatkan daya saing global," ucap Joni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.