Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Vaksin Covid-19 Bagi Kelompok Rentan Harus Terjamin

📅 Selasa, 01 Agu 2023, 20:14 WIB | Oleh:
Akses Vaksin Covid-19 Bagi Kelompok Rentan Harus Terjamin Doc: istimewa
Ket. Program Vaksinasi Inklusif yang diinisiasi Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP), di Enrekang, Sulawesi Selatan.

JAKARTA - Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan, pemerintah masih harus terus menjamin layanan vaksin booster Covid-19. Akses vaksinasi sangat penting terutama bagi kaum berisiko tinggi baik lansia maupun penyandang disabilitas.

"Kelompok tersebut harus menjadi prioritas untuk mendapatkan layanan kesehatan karena risiko angka kematian bagi kelompok tersebut sangat tinggi," ujar Dicky, kepada Koran Jakarta, Selasa (1/8).

Dia menjelaskan, pemerintah harus segera menetapkan pencegahan dan manajemen Covid-19 jangka panjang. Hal tersebut mencakup skema pelayanan kesehatan yang siap untuk menghadapi ancaman kesehatan di masa depan.

Dicky menyatakan, vaksin Covid-19 memiliki keterbatasan dalam durasi masa efektifnya yang kurang lebih satu tahun. Dengan demikian diperlukan pemberian vaksinasi booster untuk mempertahankan proteksi dari keparahan dan fatalitas.

"Ketika berbicara cakupan vaksin yang masih rendah, hal tersebut harus ditinjau lebih dalam, terutama pada strategi komunikasi risiko yang diterapkan oleh pemerintah. Agar ke depannya strategi komunikasi risiko tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk implementasi layanan kesehatan di masa depan," jelasnya.

Vaksinasi Inklusif

Koordinator Nasional Program Respons Covid-19 Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP), Yulianto Santoso Kurniawan, mengatakan pihaknya maengadakan program vaksinasi inklusif bagi para kelompok rentan. Program tersebut mengimplemenyasikan komunikasi risiko dan pelibatan masyarakat.

Dia menambahkan, adanya tantangan selama pelaksanaan program vaksinasi bagi kelompok berisiko tinggi. Beberapa tantangan diantaranya minimnya informasi tentang vaksinasi Covid-19, seperti waktu pelaksanaannya, efek sampingnya, sampai adanya diskriminasi pada kelompok disabilitas.

"Mengajak seseorang untuk mau divaksin, tentunya harus dengan pendekatan yang berulang, menyampaikan informasi yang persuasif, didorong motivasinya, di antar ke tempat vaksin, ditemani dan diperhatikan hingga pasca vaksinasi," terangnya.

Dia menjelaskan, vaksinasi inklusif menggunakan konsep kolaborasi pentahelix. Adapun program vaksinasi inklusif telah menjangkau 11 kategori kelompok berisiko tinggi di lima provinsi yaitu, Bali, DIY, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

Direktur Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP), John Leigh mengatakan, sebagian kelompok masyarakat berisiko tinggi, termasuk lansia dan penyandang disabilitas mengalami kesulitan dalam mengakses vaksinasi Covid-19. Kesulitan tidak hanya datang dari akses, tetapi juga kesadaran dan penerimaan di tengah masyarakat yang terbilang masih rendah.

Dia menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menjalankan program vaksinasi bagi kelompok berisiko tinggi. Menurutnya, terdapat berbagai tantangan dalam upaya meyakinkan kelompok lansia dan disabilitas untuk menerima vaksinasi Covid-19 selama pandemi, karena mereka cenderung takut mendapatkan vaksin karena khawatir terhadap efek sampingnya.

"Dalam merespons pandemi Covid-19, upaya yang paling sulit adalah melakukan vaksinasi secara merata karena ada beberapa kelompok berisiko tinggi yang sulit dijangkau. Kelompok berisiko tinggi selalu menjadi prioritas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.