Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan di Pengunungan Cycloop

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 09:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan di Pengunungan Cycloop Doc: ANTARA/HO-Humas BBKSDA Papua
Ket. Acara pelepasliaran 114 satwa endemik Papua di kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop di wilayah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (27/7/2023).

JAYAPURA - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam telah melepasliarkan 114 satwa endemik Papua di kawasan cagar alam Pegunungan Cycloop di bagian wilayah Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Kamis (27/7).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers balai konservasi pada Jumat (28/7) yang diterima di Jayapura, Kepala Kandang Transit Buper La Ode Irianto Subu menyampaikan bahwa satwa yang dilepas di kawasan cagar alam antara lain tiga ular boa tanah papua (Candoia aspera), lima ular boa pohon (Candoia carinata),dan empat ular sanca cokelat (Bothrochilus Albertisii).

Selain itu, ia melanjutkan, adaempat ular sanca hijau (Morelia viridis), 91 kadal duri mata merah (Tribolonotus gracilis), lima kadal panana (Tiliqua gigas evanescens), dan dua ular sanca patola (Morelia amethistina).

Iriantomengatakan bahwa semua satwa yang dilepas di kawasan cagar alamPegunungan Cycloop sudah menjalani habituasidi kandang transit Buper.

"Semuanya sudah menjalani masa habituasi di kandang transit Buper, Waena, dan dinyatakan sehat serta siap dilepasliarkan," katanya.

Menurut dia, satwa-satwa yang dilepas diPegunungan Cyclooppada Kamis (27/7) merupakan satwa yang disita dalam operasi pengawasan yang dilaksanakan bersama oleh otoritas keamanan bandara dan Balai Karantina Pertanian di Jayapura selama Juni hingga Juli 2023.

Di antara satwa liar yang dilepas di cagar alam pada Kamis (27/7) ada yang masuk dalam daftar satwa dilindungi menurutperjanjian internasional mengenai pelindungan tumbuhan dan satwa liar (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES).

Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Yulius Palita mengatakan, ular boatanah papua, boa pohon, sanca cokelat, dan sanca hijau masuk dalam Appendix II CITES.

Apendiks II CITESmencakup daftar spesies yang saat ini belum tentu terancam punah tetapi bisa terancam punah kalau tidak ada pengaturan ketat dalam perdagangannya.

"Satwa yang kami lepas liarkan berstatus LeastConcern berdasarkan IUCN Red List, risikonya masih rendah," kata Yulius.

Ia menyampaikan, langkah-langkah penyelamatan dijalankan untuk mencegah perdagangan ilegal satwa liar yang bisa membuat satwa liar jadi terancam punah.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Papua A.G. Martanamengemukakan bahwa upaya menjaga keanekaragaman hayatimerupakan tanggung jawab semua pihak.

Dia mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati guna menjaga keseimbangan ekosistem, yang penting bagi kelangsungan hidup manusia.
???????

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.