Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penguatan Kolaborasi, AS Sebut Pintu Terbuka Bagi Selandia Baru untuk Bergabung AUKUS

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Kolaborasi, AS Sebut Pintu Terbuka Bagi Selandia Baru untuk Bergabung AUKUS Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Arsip - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken memberikan keterangan pers seusai melakukan Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Ankara - Penguatan kolaborasi. Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken pada Kamis menyatakan bahwa pihaknya terbuka bagi Selandia Baru untuk terlibat ke dalam AUKUS, pakta keamanan trilateral antara Australia, Inggris, dan AS.

Blinken tiba di Wellington setelah meresmikan Kedutaan Besar AS di Tonga --negara di Samudera Pasifik yang terletak di timur Laut Selandia Baru. Dia bertemu dengan Perdana Menteri Selandia Baru Chris Hipkins dan Menteri Luar Negeri Nanaia Mahuta.

"Pada saat kami mengembangkan AUKUS lebih lanjut, pintu untuk keterlibatan terbuka," lapor ABC News mengutip Blinken.

"... Pintu sangat terbuka bagi Selandia Baru dan mitra lainnya untuk terlibat selama mereka melihat ada kesamaan untuk maju bersama," tambahnya.

Pada 15 September 2021, Australia, Inggris, AS mengumumkan pembentukan AUKUS, sebuah perjanjian keamanan trilateral di Indo-Pasifik. AUKUS ditujukan untuk meredam kekuatan China yang makin kuat di kawasan tersebut.

Lawatan Blinken ke Selandia Baru berbarengan dengan kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke Wellington.

Menurut media Pemerintah Selandia Baru, Hipkins, Blinken, Albanese dan Mahuta juga mengadakan pertemuan tertutup menjelang keberangkatan menteri luar negeri AS itu ke Australia.

Menurut pernyataan yang dirilis Pemerintah Selandia Baru, Mahuta, dalam pertemuannya dengan Blinken, menegaskan kembali "kemitraan erat" dengan AS.

"Kami terus bekerja sama dan mendukung Pasifik dalam mengatasi berbagai tantangan kawasan ... banyak pemimpin regional menyadari bahwa dampak kerusakan dari perubahan iklim adalah masalah paling mendesak yang mereka hadapi," kata pernyataan itu.

"Dukungan yang tiada henti bagi Ukraina yang terus berjuang melawan invasi ilegal Rusia juga dibahas," kata Mahuta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.