Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Utusan Nuklir Korsel, Amerika Serikat, Jepang Kecam Uji Coba Rudal Terbaru Korut

📅 Jumat, 21 Jul 2023, 03:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Utusan Nuklir Korsel, Amerika Serikat, Jepang Kecam Uji Coba Rudal Terbaru Korut Doc: Antara/Maxar Technologies/HO via Reuters
Ket. Arsip - Citra satelit menunjukkan bangunan baru di lokasi uji coba nuklir Punggye-ri, Kabupaten Kilju, provinsi Hamgyong Utara, Korea Utara, 28 Maret 2022.

Seoul - Negosiator nuklir tertinggi Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS) dan Jepang bertemu di Jepang pada Kamis dan mengecam peluncuran rudal balistik terbaru Korea Utara (Korut), kata Kementerian Luar Negeri di Seoul.

Kim Gunn, perwakilan khusus untuk urusan perdamaian dan keamanan Semenanjung Korea, dan rekannya dari AS dan Jepang, Sung Kim dan Takehiro Funakoshi, masing-masing, menyampaikan pesan tersebut di sebuah pertemuan trilateral di Karuizawa, sehari setelah Pyongyang menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur.

Ketiga pihak mendiskusikan cara untuk "secara efektif melawan" provokasi Korut yang berlanjut dan sepakat meningkatkan upaya untuk memutus aliran pendapatan ilegal untuk program pengembangan senjata Korut, kata kementerian tersebut.

"Kim Jong-un berpikir bahwa dengan meningkatkan ancaman serangan nuklir, dia akan mendapatkan rasa hormat dan memperoleh apa yang diinginkannya," kata utusan Korsel.

"Namun, alih-alih merasa diintimidasi atau menyerah, ROK dan AS meningkatkan aliansi melalui Deklarasi Washington."

Kim mengkritik rezim Korut karena memaksakan kepercayaan pada diri sendiri dan menguras sumber dayanya yang langka melalui program nuklir dan rudalnya.

"Sederhananya, Kim Jong-un telah menemui jalan buntu," katanya.

Kim menyebut Kelompok Konsultatif Nuklir (NCG) yang baru-baru ini diluncurkan ketiga negara bersekutu sebagai hal yang "sangat berarti" untuk meningkatkan upaya pencegahan secara gabungan dan postur respons mereka.

Sama KTT pada April, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol dan Presiden AS Joe Biden mengadopsi Deklarasi Washington dan setuju membentuk NCG guna membahas nuklir dan perencanaan strategis antara negara bersekutu tersebut.

Deklarasi tersebut juga untuk memperkuat kredibilitas komitmen AS untuk melakukan upaya pencegahan yang diperluas untuk membela Korsel dengan semua kemampuan militer, termasuk senjata nuklir.

Para utusan tersebut juga menegaskan kembali bahwa ketiga negara masih terbuka untuk berdialog dengan Korut dan setuju untuk memperkuat "komunikasi dan koordinasi yang erat untuk membawa kembali Korut ke jalur denuklirisasi."

Kim juga bertemu secara terpisah dengan Funakoshi dan mengecam jumlah provokasi nuklir dan rudal Korut "yang belum pernah terjadi sebelumnya", kata kementerian tersebut.

"Kedua pihak setuju untuk meningkatkan upaya memperkuat implementasi ketat resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) oleh komunitas internasional terhadap Korut dan menyerukan peran konstruktif China, memanfaatkan fakta bahwa Korsel, AS dan Jepang semuanya akan menjadi anggota DK PBB tahun depan," tambah kementerian tersebut.

Pertemuan tersebut dilakukan setelah DK PBB gagal mengambil aksi terhadap Korut atas uji coba rudal balistik antarbenuapekan lalu karena penentangan dari China dan Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.