Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ahli Minta Pemda DKI Evaluasi Hunian Korban Kebakaran

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 21:19 WIB | Oleh:
Ahli Minta Pemda DKI Evaluasi Hunian Korban Kebakaran Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Warga korban kebakaran yang sedang mengungsi di tenda pengungsian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta di halaman di SDN Duri Utara 01-06, Rabu (12/7).

JAKARTA - Ahli planologi dari Universitas Trisakti, Nirwono Yoga meminta Pemerintah DKI Jakarta segera mengevaluasi hunian bagi korban kebakaran di Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat.

"Pemprov DKI hanya punya waktu sekitar dua minggu untuk merencanakan pembenahan lokasi hunian pascakebakaran (Duri Utara) dari warga yang tengah mengungsi," ungkap Yoga saat dihubungi wartawan pada Rabu.

Jika tidak, kata dia, maka warga akan kembali membangun rumah mereka kembali seperti semula. Yakni rumah semipermanen berbahan mudah terbakar dengan kabel semrawutan lagi.

Dia menyarankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terlebih dahulu memeriksa regulasi dan legalisasi kepemilikan lahan oleh warga korban kebakaran.

Dia juga meminta pemerintah memastikan apakah permukiman yang rawan, berlokasi sesuai dengan peruntukan hunian dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DKI Jakarta.

Dalam pengamatannya, lokasi kebakaran Duri Utara dalam RDTR masuk zonasi peruntukan hunian dengan kepadatan tinggi dan perdagangan.

"Solusinya, karena lokasi sesuai peruntukan hunian dengan kepadatan tinggi, maka perlu dibangun hunian vertikal sehingga efisien lahan dan semua warga terdampakbisa ditampung, disertai dengan infrastruktur dengan utilitas (kegunaan) terpadu," ungkap dia.

Karena sudah sesuai peruntukan, maka selanjutnya dilakukan perbaikan lingkungan/penataan/peremajaan/revitalisasi permukiman padat menjadi kawasan hunian vertikal (rumah rusun) yang dilengkapi fasilitas pencegahan kebakaran (penataan utilitas kabel dan gas, air PAM, pompa hidran) dan taman/tempat evakuasi dan jalan/jalur evakuasi yang memadai.

Berikutnya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat permukiman rawan kebakaran.

"Bagian ini biasanya dilakukan oleh pihak pemadam kebakaran di wilayah administrasi terkait, dalam hal ini Kota Jakarta Barat," katanya.

Selanjutnya adalah melakukan diskusi dan negosiasi kepada masyarakat terkait untuk membahas ganti untung serta proses pembangunan ulang kawasan.

Yang terakhir adalah tahap implementasi. Dalam hal ini, dia menyebut implementasi dilakukan secara bertahap.

"Misalnya jika ada empat RT, dimana satu RT satu tower rusun, maka saat pembangunan tower satu, warga RT 1 dipindahkan sementara ke rusun terdekat," katanya.

"Jika pembangunan sudah selesai, mereka bisa kembali langsung menempati tower 1. Sedangkan RT 2 pindah sementara ke rusun terdekat selama pembangunan tower 2 dan begitu seterusnya," katanya.

Menurut dia, cara tersebut selain bisa memutus rantai kebakaran, bisa juga untuk menyelesaikan masalah kepadatan penduduk dan masalah-masalah sistemik lainnya.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengatakan, hingga kini pihaknya masih fokus pada penangan kesehatan dan pemulihan warga.

Berdasarkan laporan yang diterima ada 120 keluarga dengan 482 jiwa yang terdampak kebakaran. "Saat ini kami tampung di tenda pengungsian maupun tenda sosial serta di sekolah SD di Duri Utara," ungkap dia saat ditemui wartawan di lokasi pengungsian pada Senin (10/7).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.