Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi El Nino, Presiden Minta Produksi Padi Digenjot

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hadapi El Nino, Presiden Minta Produksi Padi Digenjot Doc: ISTIMEWA
Ket. Budi Waseso Direktur Utama Perum Bulog - Bulog terus menyerap produksi pangan dari dalam negeri, termasuk rencana menyerap produksi jagung dari hasil panen di Papua.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, untuk menggenjot produksi padi guna menjaga stok beras nasional menjelang fenomena El Nino atau musim panas abnormal yang diperkirakan terjadi pada kuartal III-2023.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, usai rapat yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/7) mengatakan, Mentan diminta untuk menggenjot produksi, mumpung masih ada hujan, sehingga bisa menanam dan 110 hari ke depan masih mempunyai beras.

Presiden, kata Arief, juga memerintahkan Dirut Perum Bulog, Budi Waseso, untuk terus menyerap beras produksi petani. Pemerintah juga sudah mengamankan pengadaan beras dari impor sebanyak dua juta ton untuk 2023, namun baru terealisasi 500 ribu ton.

Pada periode Januari-Juli 2023, Bulog menyalurkan cadangan beras sebanyak 639 ribu ton untuk bantuan pangan kepada 21 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan 600 ribu ton lainnya untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan. Saat ini, cadangan beras pemerintah di Bulog berkisar di 600 ribu ton.

Selain beras, Presiden juga meminta Bulog menjaga ketersediaan bahan pangan lain yakni jagung dan kedelai. Khusus jagung, Presiden katanya memberikan perhatian agar Bulog menjaga ketersediaan jagung agar stabilitas harga terjaga, khususnya harga pakan ternak sehingga produksi telur tidak terganggu.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Bulog, Budi Waseso, menjelaskan Bulog terus menyerap produksi pangan dari dalam negeri, termasuk rencana menyerap produksi jagung dari hasil panen di Papua.

Berpihak ke Petani

Pengamat ekonomi dari Universitas Brawijaya Malang, Imron Rozuli, mengatakan untuk menjaga pasokan pangan pemerintah dan jajaran harus berpihak dan mendukung petani.

"Langkah antisipasi perubahan iklim juga sangat penting dalam menjaga pasokan pangan. Diperlukan upaya ekstra di hulu khususnya menjaga agar produksi pangan terjaga," kata Imron.

Selain itu, juga perlu penguatan kebijakan juga untuk menunjang aktivitas pertanian khususnya pasokan pupuk, irigasi, serta saprodi pertanian agar siap setiap saat jika terjadi kondisi kekeringan. Tentu perlu konsolidasi kebijakan antarlembaga serta pemerintah daerah hingga desa dengan menjaga potensi-potensi pasokan atau lumbung-lumbung penghasil produksi.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, menegaskan permintaan Presiden itu harus serius dijalankan di level teknis.

Dalam menghadapi El Nino, pemerintah katanya perlu mengidentifikasi dan menyiapkan kebutuhan-kebutuhan untuk pengendalian dampaknya seperti sumber daya manusia (SDM) peralatan, logistik, dan operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.