Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, 10 Pelaku Terduga Geng Motor di Makassar Ditangkap

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, 10 Pelaku Terduga Geng Motor di Makassar Ditangkap Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Sejumlah terduga pelaku penyerang orang di Poskamling BTN Makio Baji dihadirkan saat rilis kasus kejahatan di halaman Kantor Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/7/2-23).

Makassar - Tindak tegas, Kepolisian Resor Kota Besar Makassar merilis 10 orang diduga kelompok geng motor yang setelah menyerang warga yang sedang berada di Pos Siskamling BTN Makkio Baji, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan pada 6 Juni 2023 lalu.

"Sekelompok geng ini sudah kita amankan melakukan penyerangan dan pembusuran anak panah. Ada korban satu orang, kena anak panah di tangan. Kejadian 6 Juni 2023. Sepuluh orang ini datang menyerahkan diri dengan baik-baik diantar orang tuanya," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol di kantor polisi setempat, Jumat.

Video penyerangan kelompok geng ini sempat jadiviral di media sosial dimana mereka menyerang orang yang sedang duduk-duduk di pos jaga siskamling. Polisi kemudian bergerak dan mencari para pelakunya, namun para pelaku memilih menyerahkan diri.

Untuk motif penyerangan tersebut, kelompok ini merasa diancam kemudian menyerang balik. Terkait adanya dugaan salah sasaran untuk balas dendam, kata dia, belum diketahui pasti karena masih dalam pendalaman, meski demikian motifnya diduga balas dendam.

Para pelaku merupakan warga Antang, wilayah Sakura, dan satu Kecamatan Manggala. Ada lima orang usia 17 tahun, ada 18 tahun satu orang, sisanya di bawah 17 tahun dan bersekolah hanya dua orang.

"Ada dua busur (ketapel) yang digunakan diduga menyerang orang di Poskamling disita sebagai barang bukti. Penyerangan dilakukan pada dua titik. Kita kenakan pasal 351 KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara," ucapnya menegaskan.

Pihaknya juga menyampaikan kepada masyarakat, pemuda dan anak-anak remaja di wilayah Kota Makassar agar menjauhi perbuatan kriminal, menggunakan busur panah dan senjata tajam, seperti pada kasus ini, tidak berselisih karena persoalan kecil dan merusak tatanan hidup hingga harus berurusan dengan hukum.

"Kita berharap bagaimana rasa aman itu kembali kepada masyarakat itu sendiri sehingga tercipta kondisi aman dan tentram di Makassar. Kalau masih terjadi busur panah (perang kelompok, penyerangan), kita tetap tindak tegas, mau siapapun dia," ucapnya menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.