Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama, Pemkot Medan Cegah Kasus Stunting Meningkat di Belawan

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 04:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama, Pemkot Medan Cegah Kasus Stunting Meningkat di Belawan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan
Ket. Sejumlah petugas medis sedang menimbang balita dalam audit stunting di Medan, Sumut, Rabu (5/7/2023).

Medan - Perkuat kerja sama. Pemkot Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APMPPKB) Kota Medan mencegah stunting (kekerdilan) meningkat di Kecamatan Medan Belawan.

"Pada 5 - 6 Juli lalu, kita cari penyebab stunting sebagai upaya pencegahan kasus serupa," ucap Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas P3APMPPKB Kota Medan Yurina Rahmah Siregar di Medan, Jumat.

Pihaknya melibatkan tim audit terdiri atas tim pakar dari organisasi profesi, di antaranya Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kemudian tim teknis perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Medan, di antaranya Bappeda, Dinas P3APMP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan.

Hasil kesepakatan tim pakar maupun tim ahli dalam rapat persiapan kasus audit stunting memutuskan bahwa lokasi audit di Medan Belawan karena stunting di kecamatan ini tertinggi.

Data Dinas Kesehatan Medan menyebut, jumlah anak stunting pada Februari 2022 sebanyak 550 dan di Agustus 2022 mengalami penurunan 364 serta Februari 2023 kembali turun menjadi 298 balita.

"Di Kecamatan Medan Belawan saat ini ada 60 balita stunting dan keluarga berisiko stunting jumlah cukup tinggi, yakni 6.305 keluarga," katanya.

Selain itu, lanjut dia, dalam audit selama dua hari ini turut diambil jumlah sampel sebanyak 30 orang terdiri atas enam calon pengantin, enam ibu hamil, enam ibu menyusui, dan 12 balita.

Dia menyebutkan, audit ini difokuskan pada enam kelurahan di Medan Belawan, yakni Belawan I, Belawan II, Belawan Bahari, Belawan Bahagia, Belawan Sicanang, dan Bagan Deli.

"Hari terakhir audit, kita adakan pemeriksaan ibu hamil dan balita. Tim juga berkunjung ke rumah keluarga berisiko stunting, di antaranya keluarga Antoni Sitinjak di Belawan Sicanang," jelas Yurina.

Sebab keluarga Antoni Sitinjak beserta istri Rosmaria Simanjuntak yang memiliki delapan orang anak, di antaranya anak terakhir mereka berumur 19 bulan ditemukan berisiko stunting.

Rosmaria Simanjuntak mengatakan, anak bungsu mereka baru terdata sebagai anak berisiko stunting pada bulan ini.

"Sewaktu sakit saya bawa ke Puskesmas. Berat badannya turun terus. Dari sembilan kilogram, turun jadi delapan kilogram, dan sekarang tujuh kilogram," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

18 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

28 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.