Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapuspen TNI Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 00:09 WIB | Oleh:
Kapuspen TNI Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Doc: Istimewa
Ket. Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Jati Diri Bangsa di lokasi Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (6/7).

JAKARTA - Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono mewakili Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Jati Diri Bangsa di lokasi Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (6/7).

Menurut siaran persnya, peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Jati Diri Bangsa merajut perdamaian Nusantara Almukarom Kyai Muchamad Muchtar Mut'thi. Sedangkan Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri atau dikenal dengan Situs Bung Karno Kediri merupakan tempat bersejarah yang menjadi saksi perjalanan hidup Soekarno, sejak lahir hingga menjadi Presiden yang pertama.

Saat ini, bangsa Indonesia tengah dipersoalkan terganggunya idiologi negara yaitu Pancasila. Adanya upaya-upaya kelompok tertentu untuk menggantikannya dengan Idiologi lain. Maka, dengan adanya pembangunan Pesantren Jati Diri Bangsa adalah upaya konkrit Kyai Muchamad Muchtar Mut'thi untuk membangun rumah pendidikan Pancasila melalui Pondok Pesantren Jati Diri Bangsa merajut perdamaian Nusantara.

Menjadi sangat unik pesantren ini, di mana peserta didiknya tidak hanya untuk pemuda pemudi yang beragama Islam, namun juga dari berbagai agama seperti Kristen, Budha, Hindu, dan lain-lain, bahkan kurikulumnya pun difokuskan pada pembangunan kepribadian, manunggalnya keimanan dan kemanusiaan. Untuk itulah, pembangunan jati diri ini dimulai dari Kota Kediri (kembali ke jati diri).

Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa yang merupakan salah satu metode kongkrit pembangunan manusia Indonesia yang berpancasilais, juga merupakan upaya pelestarian kehidupan berbangsa dan bernegara yang dijadikan bagian dari budaya luhur bangsa Nusantara ini.

Kelestarian budaya ini juga merupakan komitmen kuat Panglima TNI selaku Laksamana Budayawan dengan gencar untuk terus menggalakkan kearifan lokal di berbagai penjuru tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.