Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pakar Kelautan Ungkap Penyebab Kapal Selam Titan Meledak

📅 Senin, 03 Jul 2023, 10:08 WIB | Oleh:
Pakar Kelautan Ungkap Penyebab Kapal Selam Titan Meledak Doc: OceanGate Expeditions
Ket. Kapal selam wisata Titan yang dioperasikan OceanGate Expeditions.

JAKARTA - Ledakan kapal selam wisata Titan yang terjadi tak lama setelah turun ke kedalaman Samudra Atlantik menuju bangkai kapal Titanic bulan lalu, kemungkinan besar disebabkan oleh retakan mikro di lambung serat karbonnya. Menyebabkan gagal di bawah tekanan berulang, kata Jasper Graham-Jones, profesor teknik mesin dan kelautan Universitas Plymouth.

Kepada Business Insider, Jumat (31/6), Graham-Jones mengatakan bahwa viewport kecil dari kapal selam setinggi 21 kaki itu bisa saja runtuh saat turun ke bangkai kapal Titanic. Foto dan rekaman sisa-sisa Titan yang diterbitkan baru-baru ini mendukung teori awalnya. Tidak ada potongan lambung besar di antara puing-puing.

Graham-Jones mengatakan hal ini konsisten dengan hipotesis bahwa perjalanan berulang telah menciptakan retakan kecil pada material, melemahkan kapal secara bertahap, menjelaskan bagaimana kapal itu mengunjungi Titanic pada 2021 dan 2022 tanpa insiden.

Soal pilihan bahan Titan juga sudah kontroversial, CEO OceanGate Stockton Rush diduga mengatakan kepada editor Travel Weekly, dia menggunakan serat karbon dengan harga murah yang bersumber dari produsen pesawat Boeing untuk menghemat lebih banyak uang. Dan ia bersikeras itu aman karena umur simpan tanggal untuk materi itu "ditentukan jauh sebelum yang seharusnya".

Sementara serat karbon ringan dan murah, titanium lebih sering digunakan dalam operasi laut dalam karena kemampuannya menahan tekanan ekstrem dari kedalaman.

Boeing membantah menjual materi tersebut kepada perusahaan atau CEO OceanGate dan menolak klaim yang sebelumnya ditampilkan di situs web OceanGate bahwa pihaknya telah berkolaborasi dalam desain kapal.

Area pandang Titan hanya disertifikasi untuk menahan tekanan hingga 4.200 kaki (1.300 m) meskipun kapal selam tersebut dimaksudkan untuk turun hingga 13.100 kaki (4.000 m).Bangkai kapal Titanic terletak 12.500 kaki (3.800 m) di bawah permukaan laut di dasar laut lepas pantai Newfoundland.

Ketika mengetahui perbedaan tersebut, mantan karyawan OceanGate David Lochridge mengatakan, dia mendesak bosnya untuk membayar viewport yang lebih kuat dan memiliki sertifikasi yang sesuai dengan agen yang memiliki reputasi baik. Ia dipecat karena 'membocorkan rahasia' itu.

Puing-puing bangkai kapal selam Titan dibawa ke darat oleh Penjaga Pantai Kanada di Newfoundland awal pekan ini. Memberikan kesempatan para ahli dan pengamat lain untuk melihat lebih dekat kapal wisata laut OceanGate yang hancur.

Titan hilang komunikasi dengan kapal induknya kurang dari dua jam setelah peluncurannya pada 18 Juni, meskipun Penjaga Pantai Kanada tidak mulai mencarinya sampai hari berikutnya, saat kapal selam tersebut meledak.

Potongan kapal selam itu akhirnya ditemukan empat hari kemudian oleh drone bawah air.Lima penumpang Titan tewas dalam ledakan itu, termasuk Rush sang pilot, dan empat lainnya yang membayar 250.000 dolar AS masing-masing untuk melihat bangkai kapal Titanic.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.