Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tolak Tema Politik, Mantan PM Selandia Baru Pilih Menulis Buku 'Kepemimpinan'

📅 Jumat, 23 Jun 2023, 15:15 WIB | Oleh:
Tolak Tema Politik, Mantan PM Selandia Baru Pilih Menulis Buku 'Kepemimpinan' Doc: AP/Tandai Baker
Ket. Mantan PM Selandia Baru Jacinda Ardern saat berpidato di depan anggota Partai Buruh di sebuah acara di Auckland, Selandia Baru, 17 Oktober 2020.

WELLINGTON - Mantan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan sedang menulis buku tentang kepemimpinan.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, Jumat (23/6), Ardern mengatakan sering ditanya apakah akan menulis tentang masa lima tahun kepemimpinannya.

"Awalnya, jawaban saya adalah tidak.Saya tidak ingin menulis buku yang menyoroti politik internal selama lima tahun terakhir, dan kemudian seseorang meyakinkan saya bahwa saya tidak perlu melakukannya," tulis Ardern.

"Mungkin ada baiknya memperluas beberapa hal yang saya bicarakan dalam pidato perpisahan saya - seperti gagasan bahwa Anda bisa menjadi pemimpin Anda sendiri dan tetap membuat perbedaan.Dan itulah yang saya rencanakan untuk dilakukan."

Ardern mengatakan belum menentukan kapan buku itu akan diterbitkan.

"Tapi saya berharap jika selesai, ini adalah jenis buku yang akan membuat perbedaan bagi diri saya yang berusia 14 tahun," tulis Ardern.

Baru berusia 37 tahun ketika menjadi perdana menteri pada 2017, Ardern dipandang sebagai ikonkiri global. Dia mengejutkan warga Selandia Baru pada bulan Januari ketika mengundurkan diri sebagai perdana menteri.

Sejak itu, Ardern mengumumkan akan bergabung sementara dengan Universitas Harvard tahun ini setelah ditunjuk untuk mendapatkan beasiswa ganda di Harvard Kennedy School.Dia juga mengambil peran tanpa bayaran untuk memerangi ekstremisme online.

Bulan ini Ardern menerima salah satu penghargaan tertinggi Selandia Baruatas jasanya memimpin negara itu dan melalui peritiwa penembakan massal dan pandemi.Dia dijadikan Dame Grand Companion, artinya orang akan memanggilnya Dame Jacinda.

Ardern bekerja dengan tim penerbit Penguin di Selandia Baru dan Australia, Macmillan di Inggris, dan Crown di AS.Penerbit tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.