AS Jatuhkan Sanksi ke Kemenhan dan Dua Bank Myanmar
📅 Kamis, 22 Jun 2023, 10:36 WIB | Oleh: Tim PenulisSebuah laporan dari kelompok kampanye EarthRights International pada Februari mengatakan, kedua bank itu adalah "bendahara mata uang asing" pemerintah Myanmar dan sekarang berada di bawah kendali junta.
Dikatakan junta bergantung pada mata uang asing untuk membeli bahan bakar jet, suku cadang untuk produksi senjata kecil, dan pasokan lain yang tidak dapat dibeli dengan kyat Myanmar, kata EarthRights.
"Akibatnya, sanksi terhadap MFTB dan MICB dapat berkontribusi secara substansial memutus akses junta ke mata uang asing, terutama jika digabungkan dengan penegakan hukum yang kuat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!