Petambang Garam Sahara Berjuang Pertahankan Praktik Perdagangan Kuno
📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 02:15 WIB | Oleh: Tim PenulisSebagai mai, Abari Chegou harus mempromosikan keunggulan garam produksi lokal. "Garam laut harus beryodium untuk menghindari kekurangan mineral ini. Garam kami 90 persen beryodium, jadi kami bisa memakannya langsung tanpa risiko sakit." tutur dia.
Sayangnya bagi Bilma, dunia luar telah berubah. "Di masa lalu, kafilah datang - Daza, Hausa, Tuareg," katanya, menceritakan beberapa kelompok etnis di wilayah tersebut. "Sekarang tidak seperti dulu."
Pedagang Tuareg, misalnya, perlahan-lahan meninggalkan cara hidup nomaden mereka untuk bermukim, bercocok tanam di kaki bukit yang subur di dekat Pegunungan Air di utara.
Perjalanan ke Bilma juga amat berbahaya karena oasis Kawar berbatasan dengan Chad dan Libya, sebuah negara yang dilanda perang saudara sejak 2011, dan para penyelundup dan penjahat lainnya memanfaatkan perbatasan yang tanpa dijaga ketat di kawasan itu. AFP/And
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!