Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indikasi Honorer Bodong di Mataram, Wali Kota Mohan Roliskana Minta Investigasi Tuntas

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 13:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indikasi Honorer Bodong di Mataram, Wali Kota Mohan Roliskana Minta Investigasi Tuntas Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

 Wali Kota Mataram H Mohan Rolisakan masih menunggu hasil investigasi Inspektorat terkait adanya indikasi tenaga honorer atau pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi bodong.

"Sejauh ini, kami belum terima hasil investigasi Inspektorat berkaitan dengan tenaga honorer tersebut. Jadi kami belum bisa keluarkan kebijakan apa pun," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Rabu.

Karena itu, pihaknya masih menunggu hasil investigasi Inspektorat terkait proses pengangkatan tenaga honorer yang pengangkatannya terindikasi tidak sesuai ketentuan dari 655 tenaga honorer yang tidak masuk data base Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dikatakan, investigasi Inspektorat saat ini sudah berjalan dua pekan sejak adanya laporan indikasi honorer bodong tersebut.

Terhadap hal itu, wali kota meminta Inspektorat lebih cermat dan teliti saat melakukan investigasi menyeluruh terhadap 655 tenaga honorer non data base BKN.

"Inspektorat harus lebih detail sebab itu akan menyangkut nasib tenaga orang honorer ke depan," katanya.

Wali kota memastikan keputusan yang diambil terhadap honorer tersebut akan penuh pertimbangan. Wali kota masih yakin bisa mempertahankan tenaga honorer bisa bekerja seperti biasa.

"Tolok ukur yang paling mendasar kami pertimbangkan terkait kedisiplinan dan komitmen mereka terhadap pekerjaan," katanya.

Namun jika honorer yang pengangkatannya tidak sesuai ketentuan terbukti tergolong pemalas, wali kota mengatakan keberadaannya bisa anulir karena Kota Mataram butuh pegawai yang rajin dan mau bekerja.

"Kami tidak mau, mereka hanya terdaftar menjadi honorer dan terima gaji saja. Tapi tidak pernah bekerja," katanya.

Hal senada juga disebutkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri, indikasi pegawai non-ASN bodong tersebut kemungkinan atau bisa saja dari titipan pejabat, kolega, dan pihak-pihak lainnya.

"Akan tetapi jika itu memang terbukti ada pegawai non-ASN tidak jelas pengangkatan dan kinerja, kami tentu bisa mengambil langkah tegas sesuai regulasi."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.