Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu AS Peringatkan Penurunan Dolar sebagai Mata Uang Cadangan Dunia

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 05:11 WIB | Oleh:

Dolar sebagai mata uang cadangan

Ketika ditanya apakah status internasional dolar menurun, Yellen mengatakan dia melihat "hampir tidak ada solusi yang berarti bagi sebagian besar negara untuk menggunakan dolar sebagai mata uang cadangan".

"Kita harus mengharapkan dari waktu ke waktu bagian aset lain yang meningkat secara bertahap dalam kepemilikan cadangan negara - keinginan alami untuk melakukan diversifikasi. Tapi dolar sejauh ini merupakan aset cadangan yang dominan," ungkapnya.

Menurut data Komposisi Mata Uang dari Cadangan Devisa (COFER) IMF , dolar AS menyumbang 58,36 persen dari cadangan devisa global pada kuartal keempat tahun lalu. Di tempat kedua adalah euro, terhitung sekitar 20,5 persen dari cadangan.

Sementara itu, yuan Tiongkok yang menurut beberapa orang merupakan ancaman terbesar terhadap dolar, menurut makalah IMF tahun 2022 hanya menyumbang 2,7 persen dari cadangan pada periode yang sama dan hampir sepertiganya dipegang oleh Rusia.

Sementara upaya de-dolarisasi jelas sedang berlangsung, sebagian besar komentator keuangan memiliki pandangan yang sama dengan Yellen bahwa dolar akan mempertahankan kedudukannya.

Ahli strategi Manajemen Aset Eurizon SLJ menerbitkan sebuah catatan pada bulan April, di mana mereka mengakui penurunan "luar biasa" dalam pangsa pasar dolar pada 2022 karena sanksi yang diambil oleh AS dan sekutunya terhadap Moskow.

"Tetapi dolar kemungkinan akan terus berlanjut menikmati dominasi sebagai mata uang internasional untuk waktu yang lebih lama," tambahnya.

Demikian pula, Fitch Solutions mengatakan tidak mengharapkan "pergeseran paradigma," dalam waktu dekat, mengingat tidak ada alternatif yang layak selain dolar AS untuk perdagangan internasional.

Apakah dolar dapat diganti atau tidak, orang mungkin khawatir tentang bagaimana volatilitas ekonomi, inflasi tinggi, dan ketidakpastian pasar saham dapat memengaruhi dolar sendiri, terutama sebagai simpanan.

Mengapa tidak mencari inspirasi dari bank sentral asing? Pada tahun lalu, bank sentral di seluruh dunia telah membuang cadangan dolar mereka demi emas.

Menurut World Gold Council, pada kuartal pertama tahun ini, bank sentral menambahkan 228,4 ton emas, rekor triwulanan baru, ke dalam cadangan mereka.

Emas adalah alternatif yang bagus karena tidak seperti dolar AS, yang telah kehilangan 98 persen daya belinya sejak 1971, daya beli emas tetap lebih stabil dari waktu ke waktu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.