Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Jokowi Minta Indonesia Mencontoh Korsel yang Sukses Keluar dari 'Middle Income Trap'

📅 Kamis, 15 Jun 2023, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Minta Indonesia Mencontoh Korsel yang Sukses Keluar dari 'Middle Income Trap' Doc: antarafoto
Ket. Presiden Joko Widodo

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Indonesia untuk mencontoh Korea Selatan (Korsel) yang sukses keluar dari middle income trap atau jebakan negara berpendapatan menengah.

"Ini Korea Selatan contoh, dalam delapan tahun mampu keluar dari middle income trap," ujar Jokowi saat memberi arahan dalam peluncuran rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Kamis (15/6).

Presiden menjabarkan bahwa Produksi Nasional Bruto (PDB) per kapita Korea Selatan pada 1987 hanya berada pada angka 3.500 dollar AS.

Lantas dalam kurun waktu delapan tahun kemudian, PDB per kapita Korsel melompat menjadi 11.800 dollar AS.

"Lompatan seperti ini perlu kita tiru, perlu kita contoh, karena kualitas sumber daya manusia, yang fokus pada teknologi dan produktivitas," kata Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya membenahi kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia menyongsong tibanya masa puncak bonus demografi Indonesia yang diperkirakan terjadi pada 2030-2035.

Bonus demografi adalah situasi di mana sebuah negara memiliki komposisi penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan usia nonproduktif (65 tahun atau lebih) dengan proporsi di atas 60 persen.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa ia tidak mau Indonesia hanya menang dari jumlah penduduk usia produktif semata, tetapi juga berdasarkan kualitas SDM-nya.

"Baik secara fisik, skill, karakter, produktivitas, dan disiplin. Ini harus kita benahi total, termasuk penguasaan iptek," ujarnya.

RPJPN 2025-2045 disusun Kementerian PPN/Bappenas untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyebutkan sejumlah aspek penting untuk mencapai visi tersebut yakni stabilitas nasional, kepemimpinan yang berkelanjutan dan berkelanjutan, pembangunan Indonesiasentris, hilirisasi industri, serta pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Sementara itu Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa pihaknya akan memfinalkan RPJPN 2025-2045 pada September 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.