Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Sebut Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 20:47 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Sebut Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil  Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan kondisi perekonomian Jakarta yang tumbuh stabil dan menunjukkan adanya pemulihan ekonomi. Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga 2025 mencapai 4,96 persen.

Angka ini didukung oleh inflasi yang terkendali sebesar 2,69 persen, di mana lebih rendah dari inflasi nasional yakni 2,86 persen. Hal ini menunjukan harga barang dan jasa di Jakarta relatif terkendali dan stabilitas pasokan terjaga dengan baik.

"Triwulan ketiga 2025, Jakarta tercatat pertumbuhannya 4,96 persen yang menunjukkan pemulihan dan stabilitas ekonomi kota dengan inflasi yang sangat terjaga," ujar Gubernur Pramono, dalam acara Press Conference APBD 2026 di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/11).

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka Jakarta juga mengalami penurunan menjadi 6,05 persen pada Agustus 2025, serta kinerja investasi mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp204,13 triliun.

Kondisi ini menunjukkan adanya kepercayaan dari para pelaku usaha kepada Pemprov DKI Jakarta selama periode ini. Menurut Gubernur Pramono, stabilitas ini juga menjadi fondasi dasar untuk terus menjalankan berbagai program prioritas.

Selain pertumbuhan, realisasi APBD hingga 20 November 2025 juga menunjukkan tren positif, di mana APBD DKI tercatat sebesar Rp91,86 triliun. Pendapatan daerah mengalami kenaikan dari Rp62,39 triliun pada Oktober menjadi Rp68,53 triliun pada November.

Belanja daerah meningkat dari Rp47,96 triliun menjadi Rp51,98 triliun atau 60,46 persen dari target Rp85,97 triliun. Sementara untuk pembiayaan daerah tercatat Rp3,64 triliun, SiLPA naik dari Rp18,08 triliun menjadi Rp20,09 triliun pada 20 Oktober 2025.

Pramono optimistis, terjadi peningkatan realisasi belanja akhir tahun. Hal ini mengingat masih ada sebanyak 21.631 paket pengadaan barang dan jasa yang telah dilaksanakan, serta proses tender oleh Pokja BPPBJ telah mencapai 95,34 persen. Selain itu, juga terdapat surplus anggaran sebesar Rp14,43 triliun.

"Peningkatan realisasi belanja di akhir tahun ini dapat dipastikan," kata Gubernur Pramono.

Gubernur Pramono juga memastikan Jakarta tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional, di mana Jakarta telah memberikan kontribusi 16,39 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Terutama ditopang, yang paling utama adalah sektor jasa, transportasi, dan akomodasi," ucap dia.

Selain itu, Bank Indonesia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun ini tumbuh antara 4,6 hingga 5,4 persen. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.