Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal Internet di Kampung Baduy, Menparekraf Tindaklanjuti Permintaan Tetua Adat

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 08:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Soal Internet di Kampung Baduy, Menparekraf Tindaklanjuti Permintaan Tetua Adat Doc: ANTARA/YouTube Kemenparekraf
Ket. Tangkapan Layar - Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat konferensi pers the Weekly Brief with Sandi Uno yang diakses secara daring dari Jakarta, Senin (12/6).

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti permintaan masyarakat Baduy untuk memblokir sinyal internet di wilayahnya.

Berbasis di provinsi Banten, Baduy dikenal sebagai masyarakat yang terpencil, sederhana, dan tekun dalam menjunjung tinggi cara hidup tradisional mereka.

"Kami sudah koordinasikan dan sedang menindaklanjuti permintaan yang disampaikan oleh sesepuh masyarakat," kata Uno dalam konferensi pers Weekly Brief with Sandi Uno yang diikuti secara daring, Senin (12/6).

Menteri juga meminta masyarakat untuk menghormati dan menanggapi dengan bijak permintaan masyarakat Baduy yang mungkin terdengar aneh di era internet saat ini.

Desa wisata Baduy yang dikembangkan kementerian ini berada di wilayah Baduy Luar yang adat istiadatnya tidak terlalu ketat dibandingkan dengan di wilayah inti yang dikenal sebagai Baduy Dalam, jelasnya.

Uno menjelaskan, permintaan pemblokiran akses internet yang disampaikan para tetua Baduy hanya akan berdampak pada wilayah Baduy Dalam.

"Perlu kita pahami perbedaannya karena desa wisata yang kita kembangkan berada di luar kawasan Baduy inti . Desa wisata Baduy Saba itulah yang kita kembangkan saat ini. Konektivitas internet masih sulit, namun belum ada permintaan khusus (untuk memblokir internet di sana)," kata menteri.

Sebelumnya, sesepuh Baduy mengirimkan surat tertanggal 1 Juni 2023 kepada Bupati Lebak Banten, meminta kewenangan pemblokiran akses internet di wilayahnya.

"Kami berharap pemukiman Baduy bebas dari sinyal internet," kata Jaro Saija, sesepuh Badui sekaligus kepala desa Kanekes.

Ia mengatakan meskipun memahami manfaat internet, namun kemudahan akses internet dapat berdampak negatif bagi masyarakat Baduy.

"Permintaan kami untuk memblokir sinyal internet adalah untuk memastikan kehidupan masyarakat Baduy tidak dikorupsi oleh konten negatif yang tidak memiliki nilai pendidikan dan bertentangan dengan adat kami," tambah Saija.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.