Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Orang Berselingkuh, Bagaimana Cara Menghadapinya?

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun, mengakhiri sebuah hubungan tidak pernah mudah karena keterikatan yang kita kembangkan dengan pasangan romantis kita. Meskipun dalam beberapa hubungan, kebutuhan keterikatan kita cenderung tidak terpenuhi, hal itu tidak menghentikan kita untuk percaya bahwa pasangan kita akan (suatu hari nanti) memenuhi kebutuhan kita.

Akhir sebuah hubungan yang akan datang membuat kita mengalami apa yang disebut sebagai "tekanan perpisahan". Kita tidak hanya bersedih karena kehilangan hubungan (tidak peduli seberapa baik atau buruknya), tetapi kita juga bersedih karena tidak tahu apakah kita akan menemukan orang lain yang dapat memenuhi kebutuhan kita.

Periode kesedihan karena perpisahan berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa orang mungkin percaya bahwa ada baiknya merayakan berakhirnya hubungan yang beracun, tetapi mereka akan tetap mengalami kesedihan dalam satu atau lain bentuk. Jika pasangan memutuskan untuk mengakhiri hubungan dan masih dalam terapi, terapis dapat membantu mereka mengatasi keputusan mereka dengan cara yang meminimalkan perasaan sakit hati.

Jadi, perselingkuhan bukanlah tentang seks dan lebih banyak tentang masalah hati dan pencarian yang salah arah untuk memenuhi kebutuhan hubungan seseorang. Masalahnya adalah bahwa beberapa orang memilih untuk mencari kebutuhan hubungan mereka dalam pelukan orang lain daripada memperbaiki hubungan mereka yang sudah ada.

Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa InggrisThe Conversation

Gery Karantzas, Professor in Social Psychology / Relationship Science, Deakin University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.