Harga Minyak 2024 Diwarnai Ketidakpastian Global
📅 Selasa, 06 Jun 2023, 00:01 WIB | Oleh: Eko SKedua kontrak memperpanjang kenaikan setelah melonjak lebih dari dua persen pada Jumat (2/6) karena kementerian energi Saudi mengatakan pada Minggu (4/6) produksinya akan turun menjadi 9 juta barel per hari (bph) pada Juli dari sekitar 10 juta barel per hari pada Mei, pengurangan terbesar kerajaan dalam beberapa tahun.
Pemotongan sukarela yang dijanjikan oleh Saudi berada di atas kesepakatan yang lebih luas oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu mereka termasuk Russia untuk membatasi pasokan hingga 2024 karena kelompok tersebut berusaha untuk meningkatkan harga minyak yang lesu.
Kelompok tersebut, yang dikenal sebagai OPEC+, memompa sekitar 40 persen minyak mentah dunia dan melakukan pemotongan sebesar 3,66 juta barel per hari, sebesar 3,6 persen dari permintaan global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!