Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar AS Sedikit Melemah, Ini Penyebabnya

📅 Selasa, 06 Jun 2023, 06:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar AS Sedikit Melemah, Ini Penyebabnya Doc: ANTARA/Yudhi Mahatma
Ket. Petugas menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Senin (16/12). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp12.120/USD seiring tergerusnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan, namun masih terdepresiasi dibanding penutupan Jumat (13/12) pada level Rp12.106 per dolar AS.

New York - Dolar AS sedikit melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena data ekonomi yang mengecewakan di Amerika Serikat memperkuat kasus Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan bulan ini.

Indeks dolar, yang mengukurgreenbackterhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen menjadi 103,9990 pada akhir perdagangan.

Indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasa AS pada Mei jatuh ke 50,3 dari 51,9 April, jauh di bawah ekspektasi 52,2 dan selangkah lagi memasuki wilayah resesi, menurut data yang dikeluarkan oleh Institute for Supply Management (ISM) pada Senin (5/6/2023) pagi.

Dolar AS menarik kembali semua keuntungan karena jatuhnya imbal hasil obligasi pemerintah, segera setelah rilis data.

Menurut laporan tersebut, sektor non-manufaktur dibatasi oleh penurunan tajam dalam komponen pesanan baru yang berwawasan ke depan, yang merosot ke 52,9 dari 56,1 pada April. Indikator ketenagakerjaan juga mengalami penurunan, mundur ke 49,2 pada Mei dari 50,8 di bulan sebelumnya, sebuah indikasi bahwa kondisi perekrutan mungkin memburuk.

Dengan pejabat Federal Reserve sekarang dalam periodeblackoutsebelum pertemuan 13-14 Juni, "pasar keuangan dibiarkan fokus pada data saja, dan survei ISM hari ini terbaca sangat buruk," kata Adrian Ash, direktur penelitian di BullionVault.

Bank sentral AS dipandang paling mungkin membiarkan suku bunga tidak berubah pada Juni, tetapi pedagang fed fund berjangka memperkirakan kemungkinan 65 persen dari setidaknya kenaikan suku bunga 25 basis poin tambahan pada Juli, menurut Alat FedWatch CME Group.

Pejabat Fed termasuk calon wakil ketua Philip Jefferson telah menekankan bahwa setiap keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan stabil pada pertemuan yang akan datang tidak boleh dianggap berarti bank sentral AS selesai mengetatkan kebijakan moneter.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0714 dolar AS dari 1,0713 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2433 dolar AS dari 1,2453 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 139,6130 yen Jepang, lebih rendah dari 139,9190 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9057 franc Swiss dari 0,9085 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3437 dolar Kanada dari 1,3430 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,8539 krona Swedia dari 10,8007 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.