Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bendungan Era Soviet Jebol, Rusia-Ukraina Saling Tuding

📅 Selasa, 06 Jun 2023, 12:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bendungan Era Soviet Jebol, Rusia-Ukraina Saling Tuding Doc: CNA/Reuters/Maxar Technologies
Ket. Citra satelit menunjukkan Bendungan Nova Khakovka di wilayah Kherson, Ukraina.

MOSKOW - Bendungan besar era Soviet di Ukraina selatan yang dikuasai Rusia jebol pada Selasa (6/6), menyebabkan banjir melintasi zona perang, menurut pasukan Ukraina dan Rusia.

Kedua belah pihak saling menyalahkan karena menghancurkan bendungan.

Video yang belum diverifikasi di media sosial menunjukkan serangkaian ledakan hebat di sekitar bendungan Kakhovka.Video lain menunjukkan air melonjak melalui sisa-sisa bendungan, orang-orang di sekitar terkejut.

Kantor berita Rusia TASS melaporkan pada Selasa (6/6), bendungan besar Nova Kakhovka di Kherson hancur dan wilayah itu dilanda banjir.

Gubernur Kherson mengatakan evakuasi daerah dekat wilayah Kakhovka telah dimulai.

"Dalam lima jam air akan mencapai tingkat kritis," kata Gubernur Oleksandr Prokudin di Telegram pada pukul 6.45 pagi.

TASS mengutip layanan darurat yang mengatakan bahwa sekitar 80 pemukiman di daerah tersebut mungkin terkena dampak penghancuran bendungan Kakhovka.

Bendungan setinggi 30 m dan panjang 3,2 km ini dibangun pada 1956 di sungai Dnipro sebagai bagian dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Kakhovka.

Ia memiliki waduk seluas 18 km3 yang juga memasok air ke Semenanjung Krimea yang dianeksasi Rusia pada 2014, dan ke pembangkit nuklir Zaporizhzhia yang juga berada di bawah kendali Rusia.

Belum ada "bahaya kritis" bagi pembangkit nuklir Zaporizhzhia karena runtuhnya bendungan Nova Kakhovka, kata kantor berita Rusia TASS mengutip seorang pejabat yang didukung Moskow di wilayah Zaporizhzhia.

Militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia meledakkan bendungan tersebut.

"Kakhovka (bendungan) diledakkan oleh pasukan pendudukan Rusia," kata Komando Selatan Angkatan Bersenjata Ukraina pada Selasa di halaman Facebook-nya.

"Skala kehancuran, kecepatan dan volume air, dan kemungkinan area genangan sedang diklarifikasi."

Kantor berita Rusia mengatakan bendungan yang dikendalikan oleh pasukan Rusia telah dihancurkan dalam penembakan sementara, seorang pejabat yang dipasang Rusia mengatakan itu adalah serangan teroris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.