Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunakan Aplikasi 'Jaminan Kesehatan Nasional'

📅 Senin, 29 Mei 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Gunakan Aplikasi 'Jaminan Kesehatan Nasional' Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Kepala BPJS Kesehatan cabang Jakarta Barat, Fitria Nurlaila Pulukadang saat melakukan sosialisasi Mobile JKN di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (25/5/2023).

JAKARTA - Warga diminta menggunakan aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (Mobile JKN) untuk mempermudah dan menambah efektivitas pelayanan BPJS. Harapan ini disampaikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Barat. "Melalaui aplikasi Mobile JKN, masyarakat tidak perlu repot membawa berkasfotokopi," kata Kepala BPJS Kesehatan cabang Jakarta Barat, Fitria Nurlaila Pulukadang, pekan lalu.

Dia menambahkan, peserta BPJS hanya akan memerlukan Nomor Induk Keluarga (NIK) sebagai identitas peserta. Maka, tidak perlu membawa kartu JKN dalam bentuk fisik. Peserta hanya perlu menunjukkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam aplikasi Mobile JKN.

"Melalui aplikasi ini, antrean panjang peserta di fasilitas kesehatan bisa diganti dengan antrean online yang jauh lebih efektif. Pasien bisa mendaftar dan mengecek jadwal dokter secara online," jelas Fitria. Menurutnya, yang perlu digarisbawahi adalah tidak adanya iuran atau biaya tambahan di faskes bagi peserta JKN.

"Selain itu, melalui penggunaan aplikasi ini, keramaian yang berpotensi menyebarkan penyakit pasien bisa diantisipasi. Kontak antara sesama pasien akan dicegah atau dikurangi melalui aplikasi," ungkapnya. Fitria juga merinci beberapa fitur yang bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN. Contoh, jadwal dokter, reservasi dengan pengambilan nomor antrean online, pengubahan lokasi faskes, hingga pengajuan Program Rencana Pembayaran Bertahap.

Fitria menjelaskan distribusi peserta JKN-KIS berdasarkan segmentasi adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 1.597.689 jiwa. Kemudian, Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 748.684 jiwa, dan Bukan Pekerja (BP) sebanyak 27.129. Lalu, Pekerja Bukan Perima Upah (PBPU) sebanyak 240.545 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.