Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Gelombang Selat Badung Bali dan Selat Lombok Hingga 2,5 meter, WIsatawan Diimbau Hati-hati

📅 Jumat, 26 Mei 2023, 13:39 WIB | Oleh:
BMKG: Gelombang Selat Badung Bali dan Selat Lombok Hingga 2,5 meter, WIsatawan Diimbau Hati-hati Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip foto - Sejumlah pengunjung menikmati suasana deburan ombak cukup tinggi di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (14/5/2023)

DENPASAR -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi tinggi gelombang di Selat Badung dan Selat Lombok yang diperkirakan hingga mencapai 2,5 meter pada 27-29 Mei 2023.

"Kecepatan angin maksimum dapat mencapai 25 knot (46 kilometer per jam)," kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Jumat.

Selat Badung merupakan wilayah perairan yang menjadi jalur penyeberangan Sanur Denpasar menuju Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung.

Selain itu, di kawasan itu merupakan wisata bahari favorit wisatawan serta juga menjadi jalur yang dilalui kapal penyeberangan menuju Pulau Lombok.

Selat Lombok merupakan jalur utama penyeberangan dari Bali menuju Lembar, Nusa Tenggara Barat.

Sedangkan ketinggian gelombang di Selat Bali bagian utara diperkirakan hingga 1,25 meter dan Selat Bali bagian Selatan mencapai 2,5 meter.

Ketinggian gelombang di Laut Bali, yang berbatasan dengan perairan Bali Utara juga diperkirakan mencapai hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin diperkirakan hingga 25 knot yang bertiup dari timur-selatan.

Sedangkan wilayah perairan lainnya, angin diperkirakan bergerak dari timur-tenggara.

Sementara itu, di perairan Samudera Hindia selatan Bali diperkirakan ketinggian gelombangnya mencapai empat meter dengan kecepatan angin hingga 25 knot.

BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni kepada perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

BMKG menjelaskan kondisi cuaca tersebut disebabkan oleh suhu muka laut di sekitar wilayah Bali yang berkisar 26-30 derajat celsius dan masa udara basah terkonsentrasi di lapisan permukaan hingga lapisan 850 milibar atau 3.000 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.