Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Kabupaten di Kaltim Diprakirakan Hujan Petir Selasa-Rabu

📅 Senin, 22 Mei 2023, 21:19 WIB | Oleh:
Tiga Kabupaten di Kaltim Diprakirakan Hujan Petir Selasa-Rabu Doc: ANTARA/M Ghofar
Ket. Seorang warga mendorong sepeda motor yang mogok akibat banjir di Jalan Damanhuri Samarinda pada Jumat (18/5), akibat hujan di kawasan itu.

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tiga kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami hujan petir disertai angin kencang pada Selasa-Rabu (23-24/5), sehingga semua pihak diimbau waspada akan dampaknya.

"Dampak dari peristiwa ini antara lain banjir, sungai meluap, pohon tumbang, jalan licin, tanah longsor, dan lainnya," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Ilham Rosihan Fachturoni di Balikpapan, Senin.

Tiga kabupaten yang diprakirakan mengalami peristiwa itu adalah Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Kutai Timur, sedangkan tujuh kabupaten/kota lainnya diprakirakan dengan cuaca cerah, berawan, dan hanya terjadi hujan ringan.

Informasi prakiraan cuaca ini pun telah disampaikan ke pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing agar dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisasi dampaknya ke masyarakat.

Rincian peristiwa untuk tiga kabupaten itu adalah hujan petir di Kutai Barat diprakirakan terjadi sekitar pukul 17.00 Wita hanya di Kecamatan Damai.

Kemudian sekitar pukul 20.00 Wita hujan petir terjadi di lima kecamatan, yakni Kecamatan Damai, Muara Pahu, Jempang, Muara Lawa, dan Penyinggahan, kemudian hujan ringan berpotensi terjadi pada hampir semua kecamatan di Kabupaten Kutai Barat pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Untuk Kabupaten Kutai Kartanegara, lanjutnya, hujan petir diprakirakan terjadi pada Selasa sekitar pukul 20.00 di tiga kecamatan, yakni Muara Muntai, Kenohan, dan Muara Wis, pada Rabu dini hari hujan petir berpotensi terjadi hanya di Kecamatan Tabang.

"Kemudian di Kutai Timur pada Selasa sekitar pukul 14.00 Wita, hujan petir diprakirakan terjadi hanya di Kecamatan Karangan, sedangkan sebagian besar kecamatan lainnya diprakirakan hujan ringan secara berkelanjutan hingga Rabu pagi," kata Ilham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
  • Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan blokir kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center layanan Blokir kartu ATM Bank ...
  • Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.