Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan DKI Sekarang Lebih Baik

📅 Senin, 22 Mei 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Terobosan DKI Sekarang Lebih Baik Doc: ANTARA/Handout
Ket. Bendahara Perkumpulan Pemuda Cinta Tanah Air (PITA) Deni Martanti.

JAKARTA - Terobosan-terobosan yang dilakukan penjabat gubernur DKI sekarang jauh lebih bagus daripada gubernur sebelumnya. Penilaian ini datang dari Bendahara Perkumpulan Pemuda Cinta Tanah Air (PITA), Deni Martanti, Sabtu (20/5).

Deni menyebutkan kinerja Pj Gubernur DKI Jakarta,Heru Budi Hartono, tidak bisa disamakan dengan kinerja gubernur sebelumnya, AniesBaswedan. "Mengukur kinerja Heru tidak bisa disamakan dengan mengukur kinerja Gubernur yang diusung oleh partai politik. Heru datang ke DKI sebagai penjabat gubernur sehingga sendirian," kata Deni Martanti.

Deni juga menjelaskan terobosan-terobosan Heru lebih bagus dibanding gubernur sebelumnya.

"Jadi sebetulnya dalam enam bulan dengan berbagai terobosan Heru seperti reformasi birokrasi, infrastruktur banjir, mengoptimalkan transportasi publik itu cukup bagus," katanya.

Deni menyebutkan kejanggalan APBD DKI seperti adanya anggaran kopong, kelebihan bayar dan lain-lain sudah menjadi tradisi sejak era gubernur sebelumnya. "Kita bicara perencanaan anggaran 2023 ya. Kita bisa bayangkan bagaimana Heru berjibaku sendirian menghadapi iklim politik yang saat itu masih dilingkari sisa-sisa kekuasaan Anies," jelasnya.

Sehingga tampaknya Heru menghadapi suasana politik DPRD yang mungkin masih menggunakan tradisi lama. Ketika disinggung soal pernyataan Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli, mengenai evaluasi Heru oleh Kemendagri yang dianggapnya tidak mengikuti Rencana Pembangunan Daerah (RPD), Deni mengaku tak heran kalau yang menyampaikan adalah PKS.

"Kalau PKS yang ngomong, ya pahamlah ya posisinya di mana. Sekali-kali ayo kita kaji pikiran Heru. MisalnyaKepgub 292/2023 aja dulu, biar kita semua tahu arah Heru itu sejalan dengan RPD," katanya.

Sebelumnya, Taufik menyampaikan yang dilakukan Heru saat ini sangat bertolak belakang dengan yang telah dikerjakan Anies Baswedan selama lima tahun menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu membandingkan dengan era Anies Baswedan saat memimpin yang memaparkan programnya dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026. "Tapi kemudian yang saya lihat, Pj Gubernur sekarang enggan untuk memakainya. Harusnya gampang saja, ikuti yang sudah dibuat lima tahun sebelumnya. Itu sudah bagus. Kalau itu dibuat, selesai," kata Taufik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.