Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sumut Berpotensi Inflasi pada Mei Jika Harga Cabai Melambung

📅 Senin, 22 Mei 2023, 21:43 WIB | Oleh:
Sumut Berpotensi Inflasi pada Mei Jika Harga Cabai Melambung Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Harga cabai di pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, mengalami kenaikan yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir karena tingginya permintaan.

MEDAN - Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara Gunawan Benjamin memprediksi Sumatera Utara berpotensi mengalami inflasi sekitar 0,12 persen pada Mei 2023 (month to month), setelah mengalami deflasi beruntun pada Februari-April, jika harga cabai terus melambung.

"Bisa saja inflasi kalau seminggu terakhir harga cabai naik di atas Rp20 ribu per kilogram," ujar Gunawan kepada ANTARA di Medan, Senin.

Saat ini, dia melanjutkan, cabai merah dijual dengan harga Rp15 ribu-Rp20 ribu per kilogram setelah sempat anjlok Rp8 ribu per kilogram. Harga cabai rawit pun tidak jauh berbeda.

Mendakinya harga tersebut sejalan dengan meningkatnya harga komoditas lain seperti bawang putih, bawang bombay, dan bawang impor lain.

Bawang bombay sudah menyentuh harga Rp50 ribu per kilogram, sementara bawang merah belum bergerak di kisaran Rp25 ribu-Rp30 ribu per kilogram.

"Untuk kenaikan harga bawang impor, dari pengamatan saya, lebih banyak dipicu kenaikan harga jual di tingkat petani. Contohnya, terjadi kenaikan harga bawang putih di China hingga 30 persen mulai Februari," kata Gunawan.

Komoditas pangan lain yaitu telur ayam dan daging ayam juga meninggi. Menurut Gunawan, harga telur ayam kini sekitarRp28 ribuan per kilogram.

Untuk daging ayam, sudah berada di sekitar Rp33 ribu-Rp38 ribu per kilogram. Hal ini diyakini Gunawan terjadi karena dipicu oleh sejumlah faktor.

"Di antaranya, ada peningkatan permintaan yang meningkat seiring dengan pembagian bantuan bahan pangan pokok yang dilakukan oleh pemerintah ke rakyat miskin, ditambah dengan mulai ramainya acara hajatan di masyarakat," tutur dia.

Di samping itu, Gunawan melanjutkan, meningkatnya harga juga dipengaruhi kenaikan biaya produksi.

Kemudian, untuk komoditas lain, harganya relatif stabil seperti minyak goreng Rp13.500 per kilogram, beras Rp10 ribu-Rp13 ribu per kilogram, daging sapi Rp120 ribu-Rp130 ribu dan gula pasir Rp15 ribu-Rp16 ribu per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.