Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Kapal Perang RI Akan Perkuat Pertahanan Laut Pasifik

📅 Senin, 22 Mei 2023, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Kapal Perang RI Akan Perkuat Pertahanan Laut Pasifik Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu.
Ket. KRI Fatahillah (361) yang memperkuat pertahanan di Laut Pasifik di wilayah hukum Koarmada III, di Sorong, Minggu (21/5).

SORONG - Komando Armada (Koarmada) III akan menghadirkan dua kapal perang jenis korvet yakni KRI Malahayati (362) dan KRI Fatahillah (361) guna memperkuat pertahanan di laut pasifik.

Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi, menjelaskan kehadiran dua kapal perang tersebut untuk memperkuat pertahanan laut pasifik karena kekuatan kapal perang yang dimiliki Koarmada III saat ini berukuran kecil, sehingga perlu memperkuat armada dengan kapal perang yang memadai.

"Dua kapal perang yaitu KRI Malahayati (362) dan KRI Fatahillah (361) siap akan mengarungi semua wilayah yang menjadi tanggung jawab Koarmada III," ujar Rachmad di Sorong, Minggu (21/5).

Menurut dia, kondisi Laut Pasifik yang menjadi wilayah kerja Koarmada III sangat luas, sehingga membutuhkan armada yang memadai guna memaksimalkan penjagaan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala sesuatu yang dapat membahayakan negara.

"Wilayah Koarmada III berhadapan langsung dengan laut Pasifik maka harus diperkuat dengan armada yang kuat dan memadai," kata Rachmad.

Dia menyebutkan KRI Malahayati (362) merupakan kapal kedua dari kapal perang jenis perusak kawal berpeluru kendali kelas Fatahillah milik TNI-AL. "Nama Malahayati berasal dari seorang laksamana perempuan pertama di dunia modern yang berasal dari Aceh," ujarnya.

Ia menjelaskan KRI Malahayati memiliki berat benaman 1.450 ton, panjang 11.342 meter, lebar 1.251 meter, draft 457 meter, kecepatan maksimum 30 knot dan awak kapal 82 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Luar Negeri
Russia Kebal Krisis Pangan ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Bebas dari Jalur Neraka, Jalan Parung Panjang Rampung Diperbaiki, Truk ODOL Dilarang Melintas!

Bebas dari Jalur Neraka, Jalan Parung Panjang Rampung Diperbaiki, Truk ODOL Dilarang Melintas!

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.